Banjarbaru, Kalimantanpost.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin melaksanakan Wisuda angkatan ke-123 bagi lulusan Program Diploma, Sarjana, Peofesi, Magester, Spesialis dan Dokter sebanyak 1.000 lulusan berlangsung di Gedung Auditorium di Kota Banjarbaru, Rabu (21/5).
Wisuda ke-123 sepertinya terasa istimewa, karena merupakan yang pertama kali digelar setelah ULM berhasil kembali meraih Akreditasi “Unggul” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Maret 2025.
Pasalnya, sempat turun akreditasi ke predikat “Baik” pada September 2024, imbas polemik Guru Besar
Pada momen wisuda, Rektor ULM Prof Dr Ahmad Alim Bachri SE Msi dalam pidatonya menyampaikan permintaan maaf kepada mahasiswa dan orangtua atas penurunan akreditasi ULM beberapa waktu lalu.
“Saya sebagai Rektor menyampaikan permohonan maaf kepasa seluruh civitas akademika,wisudawan wisudawati, dan seluruh keluarga besar wisudawan, dan masyarakat Banua Kalsel yang putra-putrinya sedang menimba ilmu di ULM,” katanya.
Kepada seluruh civitas akademika ULM, Rektor menekankan pentingnya mempertahankan akreditasi Unggul yang telah diraih.
“Kita tidak sedang main main untuk memikirkan kemajuan ULM.
Hilangkan kepentingan individu, kelompok dan pribadi.
Semua kembali bekeja sesuai tupoksi masing masing.
Itu yang paling penting,” ujarnya.
Pada pelaksanaan wisuda ULM kali ini, hadir pula Gubernur Kalsel, H. Muhidin diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Provinsi, Husnul Hatimah.
Pemprov Kalsel menitipkan pesan penting kepada para yang diwisuda terus berpikir kritis, bekerja kolaboratif, dan bertindak solutif.
“Ini mengingat tantangan dunia kerja yang semakin kompleks,” ucap Husnul Hatimah.Ia sebut, ULM adalah kebanggaan Banua, yang telah melahirkan banyak alumni hebat di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.
“Sebagai institusi pendidikan tinggi terkemuka di Kalsel, ULM memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujar lagi.
Ia katakan, ULM secara konsisten memperkuat pondasi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lewat para lulusannya.
Pemerintah Provinsi Kalsel sangat mengapresiasi kontribusi ini dan berharap ULM terus meningkatkan perannya.
Husnul Hatimah mengingatkan para wisudawan bahwa di dunia yang akan mereka hadapi, ilmu dan integritas akan diuji.
Di sanalah makna sejati dari pendidikan akan terlihat.
“Untuk itu, jadilah pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak secara moral dan sosial,” pesannya.
Sisi lain, bahwa perolehan gelar akademik bukanlah akhir dari segalanya, melainkan langkah awal dari perjalanan yang lebih luas dan panjang.
“Dunia pendidikan dan pemerintah daerah akan terus diperkuat demi menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan,” jelasnya. (K-2)















