BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Para pengunjung begitu antusias mendatangi stand HBDI EXPO di acara Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-117 tahun 2025 yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banjarmasin di halaman RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin, Minggu (15/6/2025).
Di tempat lainnya juga terdengar ‘suara tangis’ anak-anak yang mengikuti sunatan massal, kegiatan senam serta mendengarkan.seminar awam yang disampaikan nara sumber.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Machli Riyadi usai membuka acara HBDI EXPO mengatakan Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi atas kegiatan hari Bhakti Dokter Indonesia, khususnya IDI cabang Banjarmasin.
“Kegiatan ini tentu sangat memberikan manfaat kepada masyarakat. Ini juga membantu pemerintah daerah Kota Banjarmasin, khususnya dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Banjarmasin serta berdampak upaya pemerintah saat ini dalam mengatasi kemiskinan ekstrim,” ujarnya.
Ditambahkan Machli, dengan kegiatan bhakti sosial dan bhakti dokter Indonesia ini tentunya pemerintah daerah sangat terbantu. Oleh karena itu, merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang diharapkan bisa berkesinambungan.
“Kedepan pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan organisasi profesi IDI dan organisasi profesi yang lain. Tanpa kolaborasi, kita akan sulit sekali mencapai derajat kesehatan di Banjarmasin. Lebih-lebih IDI memang banyak sekali program kerjanya,” ujar Machli.
Ditambahkannya, salah satu prioritas program Walikota upaya peningkatan derajat kesehatan, sehingga ini bagian dari kegiatan sejalan apa yang diprogramkan Walikota ini sagat bersinergi.
Sementara itu Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarmasin, dr Prategrini P. Sucifaalinda, MM mengatakan memang kegiatan ini salah satu rancangan program dalam rangka hari Bhakti Dokter Indonesia.
“Sebelumnya ada seminar, sunatan massal, dan lomba
final Doctor B’Idol dan Hand higiene B’Dance Competition.
Dan hari ada khusus kegiatan Expo Kesehatan dengan melibatkan beberapa organisasi profesi lainnya,” paparnya.
Dijelaskan Prategrini dengan kegiatan ini mereka ingin ebih dekat dan memberikan manfaat dan sumbangsih dalam hal kesehatan.
“Kegiatan ini insha Allah akan menjadi agenda tahunan kami,” ucapnya.
Prategrini juga sependapat dengan Walikkota yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Machli Riyadi perlu mengadakan kolaborasi dengan organisasi profesi lainnya, sehingga semakin lebih kuat dan lebih guyub.
“Karena masalah kesehatan itu cukup banyak dan tidak bisa diselesaikan oleh profesi dokter saja tapi memerlukan profesi-profesi lainnya supaya lebih bisa memberikan manfaat lagi ke masyarakat,” jelasnya
IDI juga berkomitmen untuk lebih berperan lagi di masyarakat karena perannya sudah cukup dilakukan. “Tapi kami kedepannya memberi kan sumbangsih lebih sehingga peranannya lebih terasa dan banyak memberikan manfaat terutama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tandasnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr Aulia Ramadhan Supit menambahkan keberhasilan kegiatan hari ini berkat peran semua pihak, terutama anggota panitia, anggota IDI dan masyarakat yang sangat antusias.
Aulia juga mengungkapkan seperti yang disampaikan ketua IDI sampaikan bahwa komitmen mereka tidak hanya hari ini tapi terus kedepannya saling berkolaborasi.
“Kolaborasi ini bermaksud agar ketika terjadi sesuatu yang melanggar aturan kita bisa menghndari hal itu sebelum terjadi, sehingga terjadi lagi kasus-kasus seperti mal praktek atau apa.
Karena perhimpunan kita IDI ini juga untuk konsultasi bila ada masalah hukum. Dengan adanya kolaborasi dengan bidang hukum dan bidang lain tentunya bisa membantu agar langkah kita di masyarakat tidak salah di mata hukum,” paparnya.
Dikesempatan itu, Aulia juga mengungkapkan sunatan massal diikuti 60 orang. “Rangkaian kegiatan ini sudah digelar jauh-jauh hari sebelumnya ada seminar khusus dokter dan tenaga kesehatan yang menggunakan zoom selama tiga hari, seminar awam tentang kesehatan, donor darah dan lain-lain,” pungkasnya. (ful/KPO-03)














