Martapura, KP – Pemkab Banjar terus berupaya serius mengentaskan anak tidak sekolah (ATS) melalui program Jemput Masyarakat, Ajak Terus Sekolah (Jemput Sekolah).
Inisiatif yang diprakarsai Dinas Pendidikan ini, melibatkan Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB), Dinas Sosial P3AP2KB, FK PKBM Banjar dan SPNF SKB setempat.
Kegiatan peluncuran yang berlangsung di area Perumda Pasar Bauntung Batuah ini dihadiri Kadis Pendidikan Liana Penny dan Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Rusdiansyah, Jumat (20/06/2025).
“Fokus utama Jumat Sekolah, menjangkau anak-anak yang putus sekolah di sekitar Pasar Martapura,” kata Liana.
Melalui program ini, lanjutnya, Disdik secara aktif menawarkan kesempatan mereka melanjutkan pendidikan melalui jalur kesetaraan, Paket A (SD), Paket B (SMP) dan Paket C (SMA).
“Program ini vital guna memastikan setiap anak mendapat haknya atas pendidikan dan meningkatkan prospek masa depan mereka,” tandasnya.
Menurutnya, ini langkah konkret pihaknya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pendidikan dan menekan angka ATS di Kabupaten Banjar.
“Kami sangat berharap kegiatan ini menjadi pijakan awal yang kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Banjar dan secara signifikan mengurangi jumlah anak tidak sekolah,” ucapnya.
Direktur Perumda PBB Rusdiansyah menambahkan, kemitraan ini diharap membuka pintu pendidikan yang lebih lebar bagi anak-anak dan masyarakat yang sebelumnya terpinggirkan dari bangku sekolah.
“Kegiatan Jumat Sekolah diharap mampu menginspirasi masyarakat di lingkungan Pasar Martapura untuk lebih memahami nilai pendidikan dan mendorong mereka menyekolahkan anak-anaknya,” ujar Rusdi. (Wan/K-3)