Banjarbaru,KP – Program Sekolah Pemberdayaan Perempuan Life Skill Massage dan Bekam yang digagas Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) kini memasuki tahapan lanjutan: Kelas Business Marketing dan Financing.
Fase ini menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian pelatihan, bertujuan membekali para peserta ‘khususnya perempuan’ dengan keterampilan wirausaha, pengelolaan keuangan, dan strategi pemasaran yang aplikatif.
Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, Hj. Erma Epiyana Hartati, menyampaikan bahwa keterampilan teknis saja tidak cukup. Peserta juga harus mampu menjual jasa serta mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
“Untuk pemasaran, gunakan bahasa yang menarik. Tidak perlu mencetak brosur mewah. Sekarang sudah era digital. Manfaatkan media sosial untuk memasarkan jasa dan keahlian,” ujarnya saat membuka kelas lanjutan di Aula DP3APMP2KB, Selasa (1/7).
Dalam kelas ini, peserta tak hanya diajarkan teknik branding dan promosi di media sosial, namun juga manajemen pelanggan dan pencatatan keuangan sederhana. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme layanan serta memperkuat fondasi bisnis kecil yang dijalankan peserta.
Program ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemko Banjarbaru dalam memberdayakan perempuan secara ekonomi dan sosial, agar tidak hanya menjadi terampil dalam bidang kesehatan tradisional, tetapi juga mampu menjalankan usaha jasa secara mandiri, profesional, dan berdaya saing.
“Harapannya, para peserta mampu menjadi pelaku usaha yang kuat secara mental, cerdas dalam pemasaran, dan tangguh dalam mengelola bisnisnya,” tutup Hj. Erma Epiyana.(Dev/K-3)















