Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Sejumlah Ormas Dayak Tolak Transmigrasi di Kalteng

×

Sejumlah Ormas Dayak Tolak Transmigrasi di Kalteng

Sebarkan artikel ini
IMG 20250716 WA0040

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com -Sejumlah ormas Dayak menolak terhadap Program Transmigrasi 2025, yang rencananya akan ditempatkan di wilayah Pulau Kalimantan.

Salah satunya dari Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Penerus Perjuangan Gerakan Mandau Telawang Pancasila (DPP APP GMTPS) Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kalimantan Post

Ketua Harian DPP APP GMTPS, Petro BN Leiden mengatakan, penolakan tersebut merupakan bagian dari upaya masyarakat adat untuk menjaga eksistensi, hak ulayat, serta keberlangsungan sosial-budaya mereka.

“Kami menolak program transmigrasi yang berpotensi mengancam keseimbangan wilayah adat dan keberadaan kami sebagai masyarakat Dayak,” tegasnya, Rabu (16/7/2025).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DPP KWD Dusmala Nasional mengungkapkan, tanah Isen Mulang bukan tanah kosong, sehingga warga Dayak pun belum tentu bisa memiliki tanah seluas 2 hektare dan mendapat jaminan hidup 1 hingga 2 tahun

“Jangan sampai transmigrasi bertentangan dengan budaya dan kearifan lokal Tanah Isen Mulang. Masyarakat Dayak yang hidup di bawah angka kemiskinan masih banyak dan itu yang mestinya diperhatikan pemerintah,” tegasnya.

“Tanah di Bumi Tambun Bungai bukan tanah kosong. Tanah ini merupakan warisan untuk anak cucu- cicit kita di masa yang akan datang,” katanya.

“Seharusnya, datangkan ahli Fisika, ahli Pangan, ahli Pertanian dan perkebunan, ahli Kimia, ahli ilmu Kedokteran, ahli Komputer, ahli Nuklir, ahli Automobil dan ahli-ahli lainnya ke Tanah Isen Mulang – Bumi Pancasila. Bukan transmigran,” tandasnya.(drt/KPO-4)

Baca Juga :  Dinas ESDM Serahkan Hadiah Lomba 17 Agustusan
Iklan
Iklan