Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

OMC 2025 Dimulai, Tiga Lembaga Nasional dan Daerah Bersinergi Tekan Karhutla di Kalsel

×

OMC 2025 Dimulai, Tiga Lembaga Nasional dan Daerah Bersinergi Tekan Karhutla di Kalsel

Sebarkan artikel ini
IMG 20250814 WA0050 e1755176892104

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) resmi dimulai di Kalimantan Selatan sebagai langkah strategis pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda wilayah ini setiap musim kemarau.

‎Kegiatan yang dibuka di Ruangan Swadarma Lanud Sjamsudin Noor, Kamis (14/8/2025), melibatkan sinergi antara TNI Angkatan Udara, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, BMKG, serta instansi terkait lainnya.

‎Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Suparjo, melalui Kepala Dinas Operasional Letkol Lek Dody menegaskan dukungan penuh pihaknya dari aspek personel, fasilitas, hingga sarana prasarana.

‎”OMC adalah wujud sinergi yang mengedepankan teknologi untuk keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Kami siap memastikan kegiatan berjalan aman, lancar, dan sesuai rencana,” ujarnya.

‎Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, melalui Sekretaris Iswantoro, menyebutkan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci pengendalian karhutla.

‎“Kalsel sudah memasuki status siaga karhutla. Posko siaga telah diaktifkan, dan kami menyiapkan lima titik strategis untuk penguatan jalur komunikasi,” jelasnya.

‎Dari KLHK, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Dasrul Caniago, mengungkapkan OMC di Kalsel merupakan realisasi komitmen Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq pada rapat koordinasi 7 Agustus lalu.

‎“OMC dijadwalkan berlangsung 10 hari dengan target dua kali penyemaian garam per hari, memanfaatkan ketersediaan awan yang saat ini berada di kondisi optimal,” paparnya.

‎Berdasarkan data BPBD Kalsel per 6 Agustus 2025, terdeteksi 140 hotspot dengan luas lahan terbakar sementara mencapai 155 hektare. Secara nasional, lebih dari 11 ribu hektare lahan telah terbakar hingga pertengahan Agustus.

‎Dasrul menegaskan, OMC adalah langkah pencegahan agar api tidak meluas.

‎“Pengendalian karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan lintas sektor,” tegasnya. (adv/dev/KPO-4)

Baca Juga :  Geman Yusuf Sebut Almarhum Nafarin Wartawan Olahraga Senior dan Supel

Iklan
Iklan