Martapura, KP – Pataka Kesultanan Banjar bakal dikibarkan di Istana Negara sebagai perwakilan Kerajaan di Nusantara.
Dan dari keterangan Selasa (12/8) telah resmi dilepas menuju Istana Negara Jakarta untuk mengawal prosesi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Pataka tersebut telah dibawa ke Jakarta untuk bergabung dengan perangkat upacara lain di Istana Negara.
Pada 17 Agustus mendatang, Pataka Kesultanan Banjar akan dikibarkan dalam prosesi pemindahan duplikat Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi.
Semua menandai partisipasi Kesultanan Banjar sebagai perwakilan kerajaan di nusantara dalam upacara kenegaraan yang bersejarah.
Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Sultan Banjar, Khairul Saleh Al Mutashim Billah, kepada prajurit TNI AD terpilih, Sertu Nurdiansyah dan Kopda Yoga Primaniku, dengan pendamping Serka Soni Ariyanto dari Kodim 1006/Banjar.
Upacara diwarnai adat tapung tawar sebagai simbol restu dan doa keselamatan.
Arak-arakan dimulai dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Negara, hingga tiba di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Bagi Kesultanan Banjar, pengibaran pataka ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan simbol persatuan bangsa serta pengakuan negara terhadap peran kerajaan dan kesultanan sebagai bagian penyusun NKRI.
Sultan Khairul Saleh menegaskan, keikutsertaan ini adalah bentuk dukungan terhadap semangat kebangsaan, agar Indonesia tetap bersatu menghadapi tantangan zaman.
“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh kebanggaan dan kehormatan. Selamat bertugas, sukses, dan kembali dengan selamat ke banua,” tutup Sultan Khairul Saleh. (*/K-2)