Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tabalong

Sekda Tabalong : “Perempuan Miliki Posisi Strategis tak hanya sebagai Pilar Pembangunan Daerah, namun juga Bangsa”

×

Sekda Tabalong : “Perempuan Miliki Posisi Strategis tak hanya sebagai Pilar Pembangunan Daerah, namun juga Bangsa”

Sebarkan artikel ini
Hal 8 TABALONG Adv 1 3 klm
KP/Ist

Tanjung, KP – Saat ini perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar pembangunan daerah, tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam lingkup sosial, ekonomi, bahkan pembangunan bangsa.

Hal itu, sebagaimana diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tabalong Hj Hamida Munawarah ST MT, saat membacakan sambutan Bupati Tabalong di acara Pelatihan Keterampilan bagi Perempuan Anggota Kelompok PRIMA, Khusus Perempuan Kepala Keluarga dan Perempuan Penopang Ekonomi Keluarga, bertempat di Gedung Sarabakawa Tanjung, Rabu (27/8).

Kalimantan Post

Dalam acara yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Tabalong tersebut, Hamida mengungkapkan kebanggaan dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut, “Saya menyambut dengan penuh kebanggaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan yang sangat penting dan strategis ini. Kegiatan ini menjadi wadah yang luar biasa untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan pemberdayaan perempuan Tabalong, khususnya mereka yang berperan sebagai kepala keluarga maupun sebagai pendukung ekonomi keluarga,” ujarnya.

“Kita perlu menyadari, saat ini perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar pembangunan daerah. Tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam lingkup sosial, ekonomi, bahkan pembangunan bangsa. Setiap hari, Ibu-ibu adalah pilar sejati yang menopang ekonomi keluarga, mendidik generasi penerus bangsa, sekaligus menjadi penggerak aktivitas sosial di masyarakat,” terang Hamida.

Dalam konteks pembangunan daerah, Hamida menjelaskan ada dua peran utama perempuan yang sangat signifikan, yakni peran Strategis dalam Pembangunan Ekonomi. Perempuan, terutama yang tergabung dalam kelompok produktif seperti PRIMA, telah menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai usaha kecil, industri rumahan, hingga usaha mikro dan menengah. “Kehadiran perempuan dalam sektor ekonomi bukan hanya sekadar membantu, tetapi menjadi motor penggerak roda perekonomian keluarga dan daerah. Melalui keterampilan yang terus diasah, perempuan dapat menghasilkan produk bernilai, membuka lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Deteksi Dini, Pemkab Tabalong Cegah Karhutla Berbasis Masyarakat

“Selain berperan dalam ekonomi, perempuan juga menjadi agen perubahan sosial. Perempuan membentuk karakter generasi penerus melalui pendidikan dalam keluarga, menanamkan nilai moral, etika, dan budaya. Perempuan yang mandiri dan berdaya akan melahirkan anak-anak yang cerdas, sehat, serta memiliki akhlak mulia. Ketika perempuan cerdas, terampil, dan berdaya secara ekonomi, dampaknya akan terlihat pada keluarga yang lebih sejahtera, anak-anak yang lebih terjamin pendidikannya dan kesehatannya, serta masyarakat yang lebih harmonis dan resilient. Inilah yang kita sebut dengan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” terang Hamida.

Sebagai perwakilan dari Bupati Tabalong hari itu, Hamida menegaskan Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen penuh untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan. Keberadaan kelompok PRIMA (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) adalah wujud nyata dari komitmen tersebut. “Melalui wadah ini, kami berharap dapat memberikan pendampingan, akses permodalan, pelatihan, dan yang terpenting, membangun jejaring dan solidaritas di antara Ibu-ibu semua,” harapnya.

“Saya yakin, ketika perempuan berdaya, maka keluarga akan sejahtera, masyarakat akan maju, dan daerah akan semakin kuat. Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum pelatihan ini sebagai langkah nyata dalam memperkokoh peran perempuan sebagai pilar pembangunan ekonomi dan sosial di Kabupaten Tabalong,” demikian pungkasnya seraya berpesan agar seluruh peserta pelatihan, manfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, bisa menyerap ilmu, praktik keterampilan dan menjalin silaturahmi dengan sesama peserta. (ros/K-6)

Iklan
Iklan