BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Untuk meningkatkan kapasitas juri dan pembuat jalur panjat, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kursus juri dan pembuatan jalur di Venue Panjat Tebing GOR Hasanudin Banjarmasin, Sabtu (30/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (28/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025) ini diikuti belasan peserta dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Diantaranya 10 Juri, 5 pembuat jalur atau Routseter.
Dalam kesempatan itu, mereka mendapatkan pembekalan materi sekaligus praktik lapangan agar lebih memahami peran sebagai juri maupun perancang jalur kompetisi.
Koordinator kegiatan yang juga Ketua Bidang Kompetisi FPTI Kalsel, Adam Syaifullah, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mempersiapkan sumber daya manusia yang andal di bidang kepanitiaan olahraga panjat tebing.
“Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan juri dan pembuat jalur yang betul-betul menguasai bidangnya. Pemahaman mendalam tentang aturan serta teknik sangat penting demi menjaga kualitas dan integritas kompetisi,” ujarnya.
Adam menambahkan, keberadaan perangkat kompetisi yang kompeten akan mendukung penyelenggaraan berbagai event panjat tebing di daerah maupun tingkat nasional.
“Dengan adanya kursus ini, perangkat FPTI Kalsel terutama di zona kompetisi bisa lebih memahami aturan yang berlaku. Harapannya standar kompetisi meningkat dan penyelenggaraan event bisa berjalan profesional,” imbuhnya.
Dalam kursus tersebut, peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga praktik menilai jalannya kompetisi dan merancang jalur sesuai standar nasional hingga internasional.
Adam menekankan, hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perkembangan olahraga panjat tebing di Kalsel sekaligus berkontribusi bagi prestasi panjat tebing Indonesia.
“Kami berharap kursus ini bisa melahirkan juri dan pembuat jalur yang berkualitas dan berkompeten, sehingga panjat tebing di Kalsel semakin maju,” pungkasnya. (KPO-1)