Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Syamsudin Noor, Investasi 2,2 Triliun

×

Syamsudin Noor, Investasi 2,2 Triliun

Sebarkan artikel ini

Pastikan ketika pesawat mendarat, wisatawan yang datang merasa terlayani dan ingin kembali

bandara

BANDARA Internasional Syamsudin Noor dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang melibatkan investasi pemerintah dan swasta. 

Pembangunan terminal baru bandara tersebut memiliki nilai investasi sebesar Rp 2,2 triliun.

Kalimantan Post

Selain miliki nilai investasi senilai itu, didesain Anak Bangsa.

Bandara mampu menampung jutaan orang setiap tahunnya.

Diketahui Bandara Syamsudin Noor.

diresmikan Presiden Joko Widodo pada 18 Desember 2019.

Namun bandara ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 2018.

Syamsudin Noor merupakan salah satu bandara yang dikelola T Angkasa Pura I (Persero) dengan area pelayanan utamanya untuk wilayah Provinsi Kalsel.

Adapun luas dari bandar aini adalah 257 hektar dan mampu melayani penumpang sebanyak 1,6 juta penumpang per tahun.

Sebelum bernama Bandar Syamsudin Noor bandar ini memiliki nama Lapangan Terbang Ulin yang mulai beroperasi mulai tahun 1936.

Setelah berganti nama menjadi Bandar Syamsudin Noor, bandar ini resmi menjadi bandara sipil.

Kehadiran Bandara Internasional ini salah satunya adalah meningkatkan perekonomian di wilayah sekitar.

Bahkan hingga 10 persen lebih, khususnya di sektor pertanian, pariwisata dan perkebunan.

Seperti diketahui, bandara ini memiliki akses Infrastruktur seperti jalan tol.

“Banyak yang bertanya infrastruktur itu apa guna dan manfaatnya, satu manfaatnya untuk antar negara persaingan sangat sengit sekali.

Kalau daya saing kita kalah jangan bermimpi kita jadi negara maju.

Kita kejar baik namanya jalan tol, airport, pembangkit listrik, pelabuhan, kawasan-kawasan industri semuanya berkaitan itu terus kita kejar,” ujar Presiden Jokowi dulunya dikutip dari laman resmi dephub.go.id.

“Ini merupakan kebanggaan karena semua yang bangun desain adalah karya anak bangsa.

Selain itu kita tahu waktu blusukan, Kalimantan Selatan juga luar biasa ada sungai mineral, terminal baru ini bertajuk jewel of borneo,” ucapnya.

Baca Juga :  Apresiasi Terobosan ULM Tanpa IPI, Mendiksaintek Sebut Patut Dicontoh

Bandara juga memiliki nilai investasi sebesar Rp 2,2 triliun.

Perkembangan

Sisi lain, dalam perkembangan saat ini, Syamsudin Noor, buka penerbangan

Kuala Lumpur–Banjarmasin, mulai 20 Oktober 2025.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemrov Kalsel)) terus menggenjot persiapan menyambut penerbangan internasional perdana.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M Fitri Hernadi mengatakan pentingnya kolaborasi konkret lintas sektor dalam mendukung rute internasional ini, terutama untuk mendongkrak minat kunjungan wisatawan dari luar negeri melalui pintu masuk Kuala Lumpur.

“Jika kita ingin penerbangan ini tidak hanya sebatas seremoni, maka perlu aksi nyata.

Kita harus memastikan bahwa semua sektor pariwisata, UMKM, travel, budaya, dan pengusaha bergerak bersama,” ujar Fitri.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa okupansi penerbangan (load factor) minimal harus mencapai 80 persen selama bulan pertama.

Capaian itu menjadi parameter penting agar maskapai lain tertarik membuka rute internasional serupa ke Banjarmasin.

Sebaliknya, jika target tidak tercapai, ada risiko rencana ekspansi rute akan dibatalkan atau ditunda.

Untuk itu, ia mengatakan Dinas Pariwisata didorong untuk segera menyusun promosi intensif terhadap daya tarik unggulan Banua, seperti Pasar Terapung, Geopark Meratus, dan berbagai event budaya dan religi, termasuk haul Guru Sekumpul yang terbukti mampu menarik wisatawan dari mancanegara.

Tak hanya itu, Asita dan pelaku travel juga diminta segera menyusun paket wisata khusus bagi wisatawan dari Kuala Lumpur dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pengusaha lokal juga tidak tinggal diam.

Mereka akan menyiapkan produk unggulan dan layanan pendukung pariwisata, sehingga wisatawan yang datang dapat merasakan langsung kekayaan budaya dan ekonomi kreatif Kalimantan Selatan.

“Ini momentum besar.

Baca Juga :  Dua Pekan Terendam Banjir, Warga Tabing Rimbah Curhat Jalan Rusak dan Bantuan Tak Merata ke Hasnuryadi

Kita tidak hanya bicara soal penerbangan, tapi efek ganda untuk ekonomi daerah,” kata Fitri.

Untuk memastikan sinergi berjalan efektif, setiap instansi/lembaga diminta menyusun rencana aksi konkret, termasuk penetapan person in charge (PIC) di tiap sektor. Progres akan dimonitor secara berkala hingga menjelang penerbangan perdana pada 20 Oktober 2025.

“Kita harus pastikan, ketika pesawat mendarat, wisatawan yang datang merasa terlayani dan ingin kembali.

Ini bukan kerja satu instansi, tapi kerja bersama seluruh Banua,” kata Fitri.

Terus Berinovasi

Kemudian, berbagai inovasi dan capaian strategis yang digulirkan Dinas Perhubungan.

Dari keberhasilan pengelolaan BTS (Bus Tayo) hingga kesiapan menyambut kembali penerbangan internasional, Kalsel kini menatap masa depan perhubungan yang lebih maju dan terintegrasi.

M. Fitri Hernadi, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024 hingga kini, Dishub Kalsel telah mencatatkan sejumlah pencapaian penting.

“Alhamdulillah, sektor perhubungan Kalsel mendapatkan banyak apresiasi, salah satunya penghargaan nasional dari Kementerian Perhubungan atas layanan BTS atau Bus Tayo, yang dinilai terbaik di Indonesia,” ujar Fitri Senin (22/9).

Disebutkan, saat ini loading factor layanan BTS Kalsel telah mencapai 104 persen, menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap angkutan publik. Capaian ini menandai pentingnya penambahan armada dan perluasan layanan di masa mendatang.

Tak hanya di darat, sektor udara pun turut menunjukkan kemajuan signifikan. Bandara Internasional Syamsudin Noor, yang sebelumnya melayani penerbangan domestik, kini telah kembali menyandang status sebagai bandara internasional, setelah melalui kerja sama antara Pemprov Kalsel, Kementerian Perhubungan, dan Angkasa Pura. (*/K-2)

Iklan
Iklan