Banjarbaru, KP – Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin, menorehkan sejarah baru dengan dilayaninya penerbangan internasional perdana rute Banjarmasin–Kuala Lumpur, Senin (20/10/2025). Keberangkatan ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan konektivitas udara Kalimantan Selatan, yang selama ini hanya melayani penerbangan luar negeri untuk keberangkatan haji dan umrah.
Momen bersejarah tersebut dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby, jajaran pemerintah daerah, dan manajemen bandara. Penerbangan internasional perdana ini dioperasikan oleh maskapai AirAsia, yang tiba dari Kuala Lumpur pada pukul 09.50 WITA di Bandara Syamsudin Noor.
Kedatangan pesawat disambut dengan prosesi water salute, sebuah tradisi penghormatan di dunia penerbangan untuk menandai penerbangan perdana. Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita dan pengalungan bunga secara simbolis kepada para penumpang yang ikut dalam penerbangan perdana tersebut.
Rute Banjarmasin–Kuala Lumpur akan beroperasi secara reguler empat kali seminggu, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Setelah penyambutan, pesawat dijadwalkan kembali terbang menuju Kuala Lumpur pada pukul 10.15 WITA.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, Gubernur Kalimantan Selatan menyampaikan rasa bangga atas terwujudnya penerbangan internasional reguler pertama di “Banua”.
“Kami menganggap ini sebagai babak baru dalam konektivitas udara yang akan membuka peluang besar bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kalimantan Selatan,” ujar Syarifuddin mewakili Gubernur.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyambut positif kehadiran penerbangan internasional ini dan menyebutnya sebagai langkah maju bagi pengembangan wilayah Banjarbaru sebagai gerbang udara utama Kalimantan Selatan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mewujudkan penerbangan ini. Kehadiran rute internasional Banjarmasin–Kuala Lumpur akan membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi, memperkuat posisi Banjarbaru sebagai kota jasa dan perdagangan, serta meningkatkan mobilitas masyarakat,” ujar Erna Lisa.
Ia juga berharap keberadaan rute internasional ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Selatan, terutama untuk memperluas kerja sama regional dan menarik minat wisatawan asing berkunjung ke Banua.
Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh keberlanjutan layanan penerbangan internasional ini dengan meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung dan memperkuat promosi destinasi unggulan daerah.
Dengan beroperasinya rute Banjarmasin–Kuala Lumpur, Kalimantan Selatan resmi memasuki era baru konektivitas global yang diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mempererat hubungan antarnegara di kawasan Asia Tenggara. (Dev/K-7)














