Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Bangun Demokrasi Beretika, Pemko Banjarmasin Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

×

Bangun Demokrasi Beretika, Pemko Banjarmasin Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

Sebarkan artikel ini
Hal 5 3 Klm Kontrak 1 7
SOSIALISASI - Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Demokrasi yang digelar Kesbangpol di Hotel Royal Jelita, Senin (20/10). (KP/Medcent)

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik dan Demokrasi bertema “Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Demokrasi”, di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Senin (20/10).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, didampingi Kepala Badan Kesbangpol, Lukman Fadlun, serta dihadiri tokoh masyarakat dan perwakilan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Kalimantan Post

Dalam sambutannya, Wali Kota Yamin menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol Kota Banjarmasin atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai penting dalam membangun kesadaran politik masyarakat yang cerdas, kritis, dan beretika.

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kesbangpol yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang melek politik dan aktif berkontribusi dalam kehidupan berdemokrasi,” ujarnya.

Menurutnya, demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai hak untuk memilih dalam pemilu, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai partisipasi aktif, dialog sehat, dan tanggung jawab warga negara dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap kita memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, namun juga kewajiban untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Yamin menilai pendidikan politik menjadi pondasi penting dalam memperkuat budaya politik yang sehat dan beretika, terlebih di tengah derasnya arus informasi digital yang rawan penyebaran hoaks, praktik politik uang, dan polarisasi sosial.

“Pendidikan politik harus menjadi benteng agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan, serta mampu berpartisipasi secara positif dalam kehidupan demokrasi,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi ruang dialog konstruktif bagi masyarakat untuk memperkuat wawasan kebangsaan, menumbuhkan integritas, dan membangun kesadaran politik yang berorientasi pada kemajuan bersama.

Baca Juga :  Pemkot–Imigrasi Teken MoU, Wali Kota Banjarmasin Dorong Aksi Nyata Atasi Persoalan Kota

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan demokrasi yang matang, inklusif, dan berkeadilan di Kota Banjarmasin,” pungkasnya. (Sfr/K-3)

Iklan
Iklan