RANTAU, Kalimantanpost.com – Bupati Tapin H Yamani melakukan perombakan besar di tubuh birokrasi kabupaten. Sebanyak 16 pejabat eselon II dilantik dan diambil sumpahnya, Kamis (2/10/2025), di Aula Tamasa Kantor Bupati Tapin.
Pelantikan didasari melalui Surat Keputusan Bupati Tapin Nomor 800.1.3.3/891/BANGRIER/BKPSDM. Pergeseran ini disebut bukan sekadar mutasi jabatan, melainkan upaya memperkuat mesin birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan publik.
Pelantikan dihadiri Inspektur Unda Absori, Asisten Administrasi Umum Fiqri Irmawan, Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, staf khusus bupati, tenaga ahli bupati, Ketua Baznas Tapin, serta jajaran kepala OPD dan camat se-Tapin.
Sejumlah posisi strategis mengalami perubahan signifikan, yaitu Sekretaris Daerah Tapin, Dr. H. Sufiansyah, yang kini ditempatkan sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Kemudian pejabat lain turut mengalami pergeseran:
- Hj. Aulia Ulfah dari Kepala Badan Kesbangpol menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
- Rosaria Sari dari Staf Ahli Bupati menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
- Hj. Marsidah dari Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
- H. Syafrudin dari Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Sosial.
- Hj. Fauziah dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.
- Sugian Noor dari Kepala Dinas Perdagangan menjadi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
- Yustan Azidin dari Kepala Dinas Perindustrian menjadi Kepala Dinas PUPR.
- Rizkan Noor dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
- Drs. Muhammad Nor dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala BPBD.
- Drs. Hamdan Rosyadie dari Kepala Disbudpar menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Sementara itu, beberapa pejabat tetap bertahan di jabatan lama:
- Ir. H. Nordin tetap Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
- Drs. Rahmadi tetap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
- Yumanto tetap Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman.
- Parianata tetap Kepala Dinas Perikanan.
- Irnawati tetap Kepala Dinas Pendidikan.
Bupati Yamani menegaskan, perombakan kali ini bukan rutinitas seremonial.
“Ini momentum penting memperkuat birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani. Jabatan adalah amanah, bukan hadiah,” ujarnya dalam amanatnya.
Yamani menekankan empat poin utama kepada pejabat baru pertama menjaga integritas dan netralitas ASN, menguasai bidang teknis dengan cepat, membangun koordinasi lintas instansi, dan keempat serta mengutamakan pelayanan publik.
“ASN harus mampu menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar pengisi jabatan. Masyarakat menunggu bukti, bukan janji,” katanya.
Bupati juga mengingatkan agar para pejabat menjauhi praktik penyalahgunaan wewenang.
“Jadilah pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Ingat, keberadaan kita di pemerintahan untuk memberi manfaat terbaik bagi masyarakat Tapin,” ucapnya.
Perombakan ini sekaligus memberi sinyal bahwa Yamani ingin mempercepat arah pembangunan daerah. Jabatan eselon II dianggap sebagai pengendali roda kebijakan dan implementasi program strategis.
“Dengan kerja keras, niat tulus, dan komitmen bersama, Tapin bisa kita bawa menuju tata kelola yang lebih baik masyarakat sejahtera, birokrasi bersih, pembangunan berkelanjutan,” tutupnya mengakhiri sambutan.
Pelantikan di akhiri dengan foto bersama dan ucapan selamat dari Bupati Tapin dan Kepala OPD Lingkungan Pemkab Tapin.(abd/KPO-4).














