Balangan, KP – Untuk menekan tingkat penyalahgunaan Narkoba di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemerintahan kabupaten Balangan, khususnya di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjalani tes urien yang dilakukan BNNK Balangan, baru-baru tadi.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi mengapresiasi upaya BNNK Balangan dalam memberantas narkoba. Ia mengklaim, mendukung secara penuh pelaksanaan tes urine tersebut.
“Kami menyambut baik dan berkomitmen mendukung penuh program tes urine ini. Terima kasih kepada Kepala BNNK dan jajarannya atas kerja sama yang baik,” ujarnya.
Rahmi menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh pegawai di lingkungan BPBD dan Pemerintah Kabupaten Balangan terbebas dari narkoba.
“Jika ada kedapatan, maka secara tegas tidak akan mentoleransi pegawai yang terdeteksi menggunakan narkoba,” tegasnya.
Rahmi pun selalu mengingatkan para pegawainya, akan sanksi yang didapatkan ketika berani mencoba menggunakan narkoba. Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak masa depan individu, tetapi juga mencoreng nama baik instansi.
Sementara, Kepala BNNK Balangan, M. Faisal Sidiq mengungkapkan, bahwa tes urine ini bertujuan memastikan lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Ia menjelaskan tes urine ini memang diperuntukkan untuk seluruh pegawai, yakni Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun PPPK.
“Inisiatif ini merupakan bagian dari rencana aksi nasional dan regional untuk pencegahan dan pengendalian narkoba, sebagaimana diatur dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2019,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah Balangan juga telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2021 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di daerah.
Menurutnya, kegiatan tes urine ini didanai melalui hibah pemerintah kepada BNN untuk pengadaan alat tes. Pemerintah daerah juga mendorong desa-desa agar mengalokasikan dana untuk program pencegahan narkoba di tingkat masyarakat.
“Bupati ingin memastikan seluruh pegawai pemerintah di Balangan bebas dari narkoba. Kegiatan ini juga menjadi contoh bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba,” pungkasnya. (jnd/K-6)















