GEMPA M 3.1 terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Barito Kuala.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Rasmid dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu (19/10), mengatakan gempa tektonik itu bermagnitudo 2,3 terjadi sekitar pukul 13.11 Wita.
“Sampai sekarang belum ada laporan dari masyarakat jika gempa ini dirasakan,“ ujar dia.
Rasmid menyebut gempa bumi dangkal itu terletak pada koordinat 3.68 LS dan 115.25 BT tepatnya pada jarak 43 kilometer barat daya Tanah Bumbu, dengan kedalaman sekitar 17 kilometer.
Berdasarkan hasil monitoring, kata dia, beberapa kecamatan terdekat dari pusat gempa, yakni 5,70 kilometer barat Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, 15,92 kilometer barat laut Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, dan 17,77 kilometer tenggara Kecamatan Satui.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa itu merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal karena terjadinya retakan atau patahan pada kerak bumi sehingga menimbulkan pergeseran/pergerakan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan kepada petugas terdekat jika merasakan getaran gempa dan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.
BMKG mengatakan informasi resmi terkait kejadian gempa hanya bersumber dari situs resmi BMKG yang disebarkan melalui berbagai kanal sosial media BMKG yang terverifikasi.
Sedangkan pada Sabtu (18/10), gempa dengan kekuatan Magnitudo (M) 3.1 menggoyang Kabupaten Batola, namun sejauh ini tidak berdampak kepada masyarakat setempat.
“Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk dari masyarakat terkait dampak gempa yang terjadi,” sambung Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Batola, Mirwan Siregar.
Mirwan mengatakan kecamatan terdekat dengan pusat gempa berdasarkan informasi yang masuk berada di Kecamatan Marabahan, Kecamatan Tabukan dan Kecamatan Kapuas Murung.
“Sejauh ini terkait dampak gempa tidak ada laporan dari masyarakat dan masyarakat tetap beraktifitas seperti biasanya,” ucapmya.
Diketahui, berdasarkan laporan dari Stasiun Geofisika Balikpapan, lokasi gempa berada di 2.85 LS, 114. 68 BT atau sekitar 24 Km timur laut Barito Kuala, dengan ke dalam 10 km.
Sedangkan untuk waktu terjadinya gempa dengan kekuatan M 3.1 terjadi pada 18 Oktober 2025, sekitar pukul 15.19.18 WIB.
Selain itu, ucap Mirwan, warga Kabupaten Batola hanya terdampak angin kencang yang terjadi pada Jumat sore, dan mengakibatkan 17 rumah rusak.
Kecamatan yang terdampak akibat hujan deras dan angin kencang itu terjadi di Desa Tabunganen Pemurus Kecamatan Tabunganen, Desa Antasan Segera Kecamatan Mandastana, Desa Anjir Serapat Lama Kecamatan Anjir Muara dan Desa Jelapat II Kecamatan Mekarsari.
“Dalam kejadian itu dari laporan yang masuk dan hasil pantauan di lapangan tidak ditemukan adanya korban jiwa dan musibah hujan deras disertai angin kencang,” ucapnya. (ant/K-2)















