Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Hj Ananda Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Banjarmasin sebagai Kota Cerdas

×

Hj Ananda Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Banjarmasin sebagai Kota Cerdas

Sebarkan artikel ini
IMG 20251026 062819

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun kota yang tangguh dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, saat menghadiri Seminar Nasional Teknik (Senastika) 2025 di Fakultas Teknik Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjari, Sabtu (25/10/2025).

Dalam forum ilmiah tersebut, Hj Ananda menegaskan konsep pentahelix yakni sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media merupakan pendekatan efektif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan perkotaan.

Kalimantan Post

“Kota tidak bisa dibangun hanya oleh pemerintah, butuh partisipasi nyata dari semua unsur, terutama akademisi yang menjadi sumber inovasi dan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan Pemerintah Kota Banjarmasin telah memperpanjang kerja sama dengan Universitas Islam Kalimantan Al-Banjari sebagai langkah konkret memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan dan penelitian. Bentuk kerja sama ini, kata Ananda, diharapkan dapat melahirkan riset-riset yang aplikatif untuk menjawab tantangan kota, seperti pengelolaan sampah, drainase, hingga revitalisasi sungai.

Menurutnya, banyak potensi lokal yang bisa dioptimalkan tanpa harus mendatangkan tenaga ahli dari luar daerah. “Kami percaya, Banjarmasin punya sumber daya manusia yang unggul dan berpendidikan, inilah kekuatan yang perlu kita manfaatkan untuk menciptakan solusi nyata bagi kota kita sendiri,” tutur Hj Ananda.

Ia menambahkan, kegiatan seminar nasional seperti Senastika menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung pandangan dan hasil riset akademisi. Dengan begitu, kebijakan pembangunan yang diambil pemerintah dapat lebih berbasis pada data, penelitian, dan kebutuhan masyarakat.

“Permasalahan perkotaan seperti sampah, sungai, dan drainase tidak akan selesai hanya dengan proyek fisik, diperlukan pendekatan ilmiah, riset yang tepat sasaran, dan kolaborasi lintas sektor, itulah sebabnya, kami sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wali Kota Banjarmasin Minta Perencanaan Berdasarkan Aspirasi Warga, Bukan Hanya Dicatat

Ananda juga menegaskan Pemerintah Kota Banjarmasin akan terus membuka ruang kerja sama dengan perguruan tinggi dalam berbagai bidang, mulai dari inovasi teknologi hingga pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi itu, ia optimistis Banjarmasin mampu menjadi kota yang tangguh, adaptif, dan cerdas tanpa kehilangan jati diri sebagai kota sungai yang penuh nilai budaya dan kearifan lokal. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan