Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

‎Kebakaran Landa SDN 2 Kemuning

×

‎Kebakaran Landa SDN 2 Kemuning

Sebarkan artikel ini
IMG 20251020 WA0088
BANGUNAN- Petugas Damkar Banjarbaru berupaya memadamkan api yang melalap ruang guru SDN 2 Kemuning, Senin (20/10/2025) malam. Dalam musibah ini, 252 siswa harus belajar daring akibat kerusakan berat pada ruang kelas dan ruang guru. ‎

‎Banjarbaru, 252 Siswa Terpaksa Belajar Daring‎‎BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Musibah kebakaran melanda SDN 2 Kemuning, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Senin (20/10/2025) sekitar pukul 18.35 Wita. Api dengan cepat melahap bangunan ruang guru dan sebagian ruang kepala sekolah, hingga menyebabkan 90 persen bangunan hangus terbakar.‎‎

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Banjarbaru, Syafrullah, mengatakan pihaknya segera mengerahkan tiga unit armada pemadam beserta dua regu petugas piket ke lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar.‎‎

Kalimantan Post

“Begitu menerima laporan pukul 18.55 Wita, kami langsung mengerahkan tiga armada ke lokasi. Saat tiba, api sudah membesar di ruang guru,” ujarnya.‎‎

Menurutnya, kobaran api dengan cepat menjalar ke seluruh ruang guru, karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu. Akibatnya, berkas administrasi sekolah, arsip, dan rapor siswa diperkirakan hangus terbakar karena tidak sempat diselamatkan.

‎‎“Hampir semua dokumen habis terbakar. Warga sempat membantu, tapi api cepat sekali membesar,” jelas Syafrullah.

‎‎Namun, di tengah puing-puing kebakaran, petugas dan warga menemukan hal yang mengejutkan. Dua mushaf kitab suci, yakni Al-Qur’an dan kitab Yasin, ditemukan utuh tanpa terbakar, meski berada di ruang guru yang hangus total.

‎‎“Mungkin ini bentuk kekuasaan Allah Ta’ala,” ucapnya haru.

‎‎Kepala SDN 2 Kemuning, Dwi Timorita, yang tiba di lokasi setelah api berhasil dipadamkan, tampak tak kuasa menahan air mata saat melihat kondisi ruang guru yang hangus terbakar. Ia langsung memeriksa berkas-berkas penting di ruang kepala sekolah yang ikut terdampak untuk memastikan dokumen sekolah masih bisa diselamatkan.‎‎

“Kalau ijazah aman karena disimpan di ruang kepala sekolah. Tapi rapor dan berkas administrasi guru ada di ruang guru, saya belum sempat memastikan kondisinya karena ruangan masih berbahaya dan sudah dipasang garis polisi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Jaksa Diperiksa KPK Soal Penanganan Kasus di Kejari Bekasi Terkait Bupati Non Aktif Ade Kuswara

‎‎Dwi menambahkan, pihak sekolah memiliki salinan digital dan arsip cadangan rapor siswa, sehingga data nilai masih bisa dipulihkan meski sebagian dokumen fisik terbakar.‎‎

“Kami bersyukur masih ada salinan nilai, jadi rapor bisa dicetak ulang kalau pun terbakar,” jelasnya.‎‎

Sebagai dampak dari kebakaran ini, sebanyak 252 siswa SDN 2 Kemuning harus menjalani pembelajaran daring (online) sementara waktu.‎‎

“Untuk sementara anak-anak belajar daring sampai situasi di sekolah aman,” tambah Dwi.‎‎

Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki. Petugas kepolisian telah memasang garis polisi di area sekolah dan dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (20/10/2025).

‎‎Ia menambahkan, ini bukan kali pertama kebakaran terjadi di area sekolah tersebut. Sekitar setahun lalu, rumah dinas di belakang sekolah yang digunakan sebagai gudang penyimpanan buku juga sempat terbakar.(dev/KPO-3)‎

Iklan
Iklan