SPANYOL, Kalimantanpost.com – Pelatih Real Madrid Xabi Alonso mengatakan laga El Clasico kontra Barcelona musim ini pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026, yang akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (26/10/2025) malam WIB, tidak akan sama seperti musim lalu.
“Musim lalu berbeda dengan sekarang. Proyek kami tidak lagi sama dan baru dimulai,” ujar Alonso dikutip dalam laman resmi Real Madrid di Jakarta, Minggu (26/10).
Musim 2024/2025 menjadi mimpi buruk Real Madrid kala melewati laga El Clasico. Dari empat pertandingan menghadapi FC Barcelona, tim asal ibu kota Spanyol itu tidak mampu meraih kemenangan sekalipun, termasuk kekalahan 0-4 di kandang pada 27 Oktober 2024 lalu.
Tidak hanya alami kekalahan di Liga Spanyol, tim yang saat itu dilatih oleh Carlo Ancelotti juga merasakan pahitnya kekalahan di dua final berbeda yakni pada final Piala Super Spanyol (2-5) pada 13 Januari 2025, dan Copa Del Rey (2-3) pada 27 April 2025.
Alonso pun menegaskan Madrid sudah mempelajari taktik permainan Barcelona yang dibesut juru taktik asal Jerman Hansi Flick.
“Kami sudah mempelajari permainan mereka. Permainan kami akan lebih baik dan kuat,” kata Alonso.
Dikesempatan itu, Alonso juga mengungkapkan strikernya Kylian Mbappe dalam motivasi tinggi menjelang “El Clasico”.
“Saya melihatnya sama bagusnya dan orang-orang juga sama termotivasinya. Kami tahu arti dari pertandingan ini dan hasratnya,” kata Alonso, dikutip dari laman resmi klub, Minggu (26/10).
Mbappe, yang berasal dari Perancis itu, tak mencetak gol dalam kemenangan tipis 1-0 atas Juventus pada laga ketiga Liga Champions tengah pekan ini, namun dia selalu mencetak gol untuk El Real dalam enam laga beruntun di Liga Spanyol.
Mantan penyerang Paris Saint-Germain (PSG) itu telah mencetak lima gol di El Clasico, dengan jumlah terbanyak dalam satu pertandingan ia lesatkan pada musim lalu, ketika timnya menelan kekalahan 3-4 dari Barca pada pertemuan terakhir di Liga Spanyol. Kala itu, ia mencetak hattrick atau trigol.
Tak hanya saat berseragam Madrid, ketajaman Mbappe menghadapi Barca juga terlihat ketika dulu masih berseragam PSG, dengan enam gol sudah ia kantongi dari empat pertandingan.
Fakta menarik lainnya adalah Mbappe bahkan menjadi momok bagi kiper Barca, Wojciech Szczesny, karena ia selalu mencetak gol ke gawang kiper asal Polandia itu dalam setiap pertemuan.
“Semua orang telah pulih dengan baik setelah Juve. Raul juga telah pulih dengan baik dan besok adalah waktunya. Kami sedang berupaya bagaimana kami bisa lebih efisien dan apa yang harus dilakukan untuk tampil baik, dan bagaimana hal itu bisa menjadi penentu paling penting dalam mekanisme kolektif,” ucap Alonso.
“Tidak hanya untuk gol, kualitas tim juga meningkat dan dia adalah bagian penting. Kami sedang berupaya untuk itu,” tambah dia.
Laga El Clasico pada Minggu spesial untuk Xabi Alonso lantaran pertandingan itu menjadi debut pelatih berusia 41 tahun tersebut menghadapi Barcelona sebagai pelatih kepala Real Madrid.
Laga tersebut juga akan memperebutkan posisi pertama di klasemen Liga Spanyol 2025/206.
Saat ini Real Madrid masih memimpin klasemen sementara dengan torehan 24 poin dari sembilan pertandingan dan memiliki catatan delapan kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara FC Barcelona berada di posisi kedua klasemen dengan perolehan 24 poin dari sembilan pertandingan, hanya terpaut dua poin dari Los Blancos. Tim asal Katalan itu memiliki catatan tujuh kali kemenangan, satu imbang dan satu kekalahan. (Ant/KPO-3)















