Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

MENJAGA LISAN

×

MENJAGA LISAN

Sebarkan artikel ini
Ahdiat Gazali Rahman
H AHDIAT GAZALI RAHMAN

Oleh : H AHDIAT GAZALI RAHMAN

Lisan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah lidah atau kata-kata yang diucapkan, sedangakan menurut Islam, lisan adalah anugerah besar yang berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan kebaikan, ilmu, dan kebenaran. Namun, lisan juga memiliki potensi besar menjadi sumber bencana jika tidak dijaga, karena segala ucapan akan dicatat oleh malaikat dan mencerminkan isi hati seseorang. Oleh karena itu, menjaga lisan adalah ke wajiban moral untuk mencegah diri dari perkataan buruk seperti ghibah, fitnah, dan kebohong an, demi keselamatan diri dan keharmonisan hubungan sesama. 

Kalimantan Post

Setiap manusia yang hidup pasti mempunyai lisan, dan setiap lisan pasti akan mengatakan apa yang dikehandaki oleh manusia tersebut, dengan lisanlah manusia menilai, baik buruknya sesuatu, dengan lisanya seorang dapat dikatagorekan berIlmu atau tidak berilmu, dengan lisan seseorang dapat dinilai punya kemampuan atau tidak, lisan manusia sangat diperlukan dalam kehidupan ini, Namun jangan lupa manusia yang mampu menjaga lisannya adalah manusia yang sempurna, dan berlaku sebaliknya, manusia yang tidak mampu menjaga lisanya adalah manusia akan mengalami permasalahan baik dalam kehidupan dunia manupun kehidupan nanti di akhirat. Hal sebagaimana firman Allah SWT, “Dan ucapkanlah perkataan yang baik kepada manusia.” (QS. Al Baqarah : 83). “Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. An Nisa : 148).

Islam sebagai agama yang sempurna sangat menganjurkan agar ummat selalu menjaga lisannya. Lisan adalah salah satu anugerah besar yang Allah SWT berikan kepada manusia. Melalui lisan, manusia dapat berkomunikasi, menyampaikan informasi, dan mengekspresikan perasaan. Namun, di balik itu semua, lisan juga bisa menjadi sumber kebaikan atau keburukan ter gantung bagaimana cara menggunakannya. Dalam Islam, menjaga lisan merupakan hal yang sangat ditekankan. Allah SWT mengingatkan manusia untuk berhati-hati dalam berbicara karena setiap perkataan akan dipertanggungjawabkan. Sebagaimana Allah berfirman, “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Al Qaf : 18).

Baca Juga :  Menakar Spiritualitas Ekologi

Dalam menjaga lisan ini Islam sangat menganjurkan dan menjadi suatu yang wajib bagi umat Islam melaksanakan, karena akan berakibat pada manusia itu sendiri sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW, “Bukankah manusia akan diseret ke neraka pada wajah-wajah mereka, kecuali karena hasil dari lisan mereka?”. (Tirmiji).

Oleh karena itu, seorang muslim harus senantiasa berpikir sebelum berbicara agar setiap perkataannya bernilai positif di sisi Allah SWT. Selain itu, Allah SWT juga memerintahkan orang-orang beriman untuk berkata jujur dan baik hal ini sebagaimana firmanNya, “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. Niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan meng ampuni dosa-dosamu.” (QS. Al Ahzab : 70)

Iklan
Iklan