Balangan, KP – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mendeklarasikan Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA), sebagai bentuk upaya nyata penguatan kapasitas kecamatan dalam menghadapi bencana, bertempat di Hotel Best World Kindai Banjarmasin, baru-baru tadi. Hadir dalam deklarasi tersebut. Analis Kebijakan Ahli Madya pada Dit. MPBK Direktorat Jendral Bina Adwil. Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Evan Fardianto, dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Balangan Sufriannor.
Pj Sekdakab Sufriannor mengungkapkan bahwa deklarasi tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan koordinasi antar tingkatan pemerintahan, khususnya di tingkat kecamatan, dalam mewujudkan kecamatan tangguh bencana. Hal tersebut juga merupakan bentuk konkret dalam mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub-Urusan Bencana di wilayah Balangan.
“Melalui pelaksanaan Gerakan Kencana, kita dorong peran kecamatan agar tidak hanya menjadi unit administratif, tetapi juga menjadi simpul koordinasi kesiapsiagaan dan respon terhadap potensi bencana di wilayah masing-masing. Ini menjadi sangat penting mengingat Kabupaten Balangan memiliki risiko bencana yang cukup tinggi dan beragam,” ujarnya.
“Nah untuk itu kami berharap seluruh SKPD terkait agar mendukung kegiatan ini dan tentunya berharap dengan adanya Kencana ini, deteksi dini bencana akan semakin cepat untuk kita ketahui,” harapnya.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, mengatakan, tahun 2025 ini program Kencana akan dimulai dengan tahapan menggelar Bimtek Kencana. Kegiatan ini menjadi yang pertama dilaksanakan di Kalimantan Selatan.
“Harapan kami tentu saja melalui Program Kencana ini mendapatkan dukungan dari seluruh kecamatan, memiliki komitmen yang sama untuk bersama-sama meningkatkan ketangguhan dan ketahanan daerah di dalam menghadapi segala ancaman potensi bencana di Kabupaten Balangan,” ujar Rahmi.
Sedangkan, Evan Fardianto, selaku narasumber menambahkan, Kemendagri mengapresiasi Kabupaten Balangan yang pada hari ini telah mendeklarasikan gerakan Kencana.
Ia pun mengharapkan, para camat memahami tugas-tugasnya yang mana dimandatkan dalam PP 17 tahun 2014 tentang kecamatan.
“Di sana hadirnya Kencana adalah mendukung percepatan pemenuhan SPM (Standar Pelayanan Minimal) sub urusan bencana di daerah,” jelasnya. (jnd/K-6)















