Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

Pemkab Banjar Luncurkan Desa Akademi Digital

×

Pemkab Banjar Luncurkan Desa Akademi Digital

Sebarkan artikel ini
Hal 4 4 KLm Martapura Desa Akademi Digital
DESA AKADEMI DIGITAL - Peluncuran Desa Akademi Digital, jadi ruang belajar teknologi untuk tingkatkan daya saing ekonomi masyarakat. (KP/Wawan)

Martapura, KP – Pemkab Banjar meluncurkan Desa Akademi Digital sebagai ruang belajar praktik berbasis teknologi di wilayah pedesaan.

Program ini menjadi wadah masyarakat meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta daya saing ekonomi di era digital. Peluncuran dilakukan Bupati diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Khairullah Ansari, di Aula Kecamatan Martapura Timur, Rabu (29/10/2025).

Kalimantan Post

Hadir perwakilan DKISP, Camat Martapura Timur dan Martapura Barat, para Pambakal, pelaku UMKM, Kepala Sekolah serta tokoh masyarakat.

Khairullah menjelaskan, Desa Akademi Digital bukanlah program yang berdiri sendiri, melainkan hasil inisiatif dan riset inovasi sosial berbasis pendekatan THIS (Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial) yang dikembangkan Bappedalitbang bersama peneliti.

“Pendekatan ini penting sebagai sinergi antar sektor, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Khairullah menyebut, Desa Akademi Digital memiliki tiga makna penting, sebagai wadah pembelajaran masyarakat agar cakap digital, modal inovasi tingkat desa serta penggerak ekonomi digital pedesaan.

“Jadi digital ini agar jadi duit, bukan hanya menghabiskan kuota,” tuturnya.

Menurutnya, program ini bagian strategi Pemkab Banjar untuk membangun masyarakat yang melek digital, produktif dan berdaya saing tinggi.

“Pemkab Banjar berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor. Untuk itu, kami mengajak semua pihak berperan aktif mengembangkan dan menjaga keberlanjutan program Desa Akademi Digital,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khairullah juga menyampaikan apresiasi kepada tim peneliti yang telah berperan dalam pengembangan program, yakni Hesty Heryani dan Syaharuddin dari ULM serta Cahyono Susetyo dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Bappedalitbang dan DKISP atas dukungan dan sinerginya.

“Mari kita jadikan desa sebagai pusat inovasi, bukan sekadar penerima hasil pembangunan, juga penggerak utama perubahan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tanggap Darurat Diperpanjang, Distribusi Bantuan Terus Disalurkan

Peluncuran ini juga bagian Program Hilirisasi Riset Prioritas Sinergi Tahun 2025 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, yang juga diisi pemaparan hasil kajian serta diskusi bersama tim peneliti. (Wan/K-3)

Iklan
Iklan