BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar kegiatan Diseminasi Analisis Kinerja Sekolah (AKS) dan Audit Stunting II, di Royal Jelita Hotel Banjarmasin, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting melalui intervensi berbasis satuan pendidikan.
Analisis Kinerja Sekolah (AKS) dan Audit Stunting menjadi instrumen penting dalam menilai efektivitas pelaksanaan program serta merumuskan langkah strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Acara diseminasi dihadiri berbagai pemangku kepentingan, antara lain perangkat daerah terkait, perwakilan sekolah, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Kuala.
Ditemui seusai kegiatan diseminasi, Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo, mengatakan, upaya penurunan stunting memerlukan kolaborasi dan kepedulian bersama dari seluruh pihak untuk menemukan beberapa permasalahan yang harus segera ditangani.
“Karena itu, kami mengajak semua komponen agar dapat memberikan yang terbaik,” ujar Herman Susilo.
Diakui, hal ini bukan persoalan yang mudah, tetapi kita harus tetap berupaya dengan kegiatan yang mungkin kecil namun bermakna, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor menambahkan, tindak lanjut dari hasil audit stunting yang telah diseminasi menjadi hal penting agar langkah konkret dapat segera dilakukan di lapangan.
“Setelah audit stunting diseminasikan hari ini, tentu kita harapkan ada tindak lanjutnya,” katanya.
Karena, sudah dipaparkan persoalannya apa, kendalanya apa, dan apa yang harus kita lakukan.
“Saya sudah menyampaikan kepada seluruh stakeholder yang hadir agar menindaklanjutinya sesuai dengan rekomendasi yang telah dibuat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Barito Kuala berharap hasil Diseminasi AKS dan Audit Stunting II dapat menjadi dasar bagi penyusunan kebijakan dan program yang lebih terarah serta berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pendidikan dan kesehatan untuk mendukung percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Barito Kuala. (adv/agung/KPO-4)















