Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Siswa SMPN 2 Banjarmasin Antusias Nikmati Hidangan Bergizi Program MBG

×

Siswa SMPN 2 Banjarmasin Antusias Nikmati Hidangan Bergizi Program MBG

Sebarkan artikel ini
IMG 20251003 WA0001

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Program Makanan Bergizi (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak 27 Agustus lalu, kini telah dirasakan manfaatnya oleh ratusan siswa SMP Negeri 2 Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sekolah yang berada di kawasan Mulawarman Banjarmasin ini mendapat jatah 791 porsi makanan plus satu untuk pengawas. Para siswa pun sangat antusias saat menerima makanan atau MBG, Kamis (2/10/2025).

Kalimantan Post

MBG menjadi langkah pemerintah dalam memastikan setiap anak sekolah memperoleh asupan gizi seimbang. Tidak hanya untuk siswa dari keluarga kurang mampu, tetapi seluruh murid diwajibkan mengambil makanan yang disediakan. Hal ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus dorongan agar anak-anak terbiasa mengonsumsi makanan sehat.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMPN 2 Banjarmasin, Nunur mengungkapkan program ini membawa suasana baru di lingkungan sekolah.

“Anak-anak terlihat senang sekali ketika mengambil makanan. Ada yang dengan gaya unik, bahkan ada yang sampai menenteng wadah di atas kepala. Itu jadi momen yang menarik setiap hari,” paparnya

Menu yang disajikan berbeda setiap harinya. Variasi menu tersebut tidak ditentukan sekolah, melainkan disusun langsung oleh ahli gizi. Meski begitu, siswa tetap menikmatinya dan jarang ada makanan yang terbuang.

“Paling ada beberapa buah, seperti jeruk, yang kadang tidak disukai anak-anak karena terlalu asam, tapi secara umum makanan selalu habis.” jelas Nunur.

Kehadiran MBG ternyata tidak mematikan kantin sekolah. Justru kantin masih ramai, terutama penjualan minuman. Para siswa tetap membeli jajanan tambahan setelah menikmati jatah makanan bergizi yang mereka dapatkan.

Fenomena menarik lainnya adalah kebiasaan siswa menyelipkan kertas kecil berisi permintaan menu ke wadah makanan. Beberapa kali permintaan tersebut dikabulkan pihak sekolah, misalnya saat ada siswa meminta susu, esoknya langsung disediakan.

Baca Juga :  Pemko Banjarmasin Tancap Gas Bangun Budaya Pelayanan Publik Profesional

“Hal-hal kecil seperti itu menunjukkan anak-anak merasa dilibatkan, mereka tidak hanya menerima, tapi juga berpartisipasi dalam program ini, itu yang membuat suasana jadi hidup,” tutur Nunur.

Dengan segala kelebihan dan tantangannya, MBG dianggap mampu mengurangi keluhan siswa terhadap makanan sekolah sebelumnya. Jika dulu ada yang mengeluhkan makanan keras atau monoton, kini wajah-wajah ceria terlihat saat jam makan tiba. Program ini pun diharapkan berlanjut dan semakin ditingkatkan agar manfaatnya lebih terasa bagi perkembangan anak. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan