Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Targetkan Penyelesaian FS Jalan Poros Lintas Tengah

×

Targetkan Penyelesaian FS Jalan Poros Lintas Tengah

Sebarkan artikel ini
jalan
Foto Ilustrasi alan. (Net/Pinterest)

Banjarbaru, KP – Proses rencana pembangunan Jalan Poros Lintas Tengah, yang menghubungkan Banjarbaru, Banjar, hingga Banua Enam terus berlanjut.

Salah satu program usulan Gubernur Kalsel, H Muhidin, ini ditarget rampung tahun 2029.

Kalimantan Post

Atau jelang akhir jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, periode 2025-2030.

Beberapa waktu lalu Gubernur Muhidin dalam menggarap jalan tersebut akan menggunakan skema kolaborasi.

Di antaranya dengan Pemkab Kabupaten Banjar.

Kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mempercepat pembangunan di Banua.

Gubernur meminta Pemkab Banjar segera menyiapkan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tersebut.

“Jalan ini akan dibangun Pemprov Kalsel untuk mengurai kemacetan, terutama saat momen Haul Guru Sekumpul yang selalu dihadiri jutaan jemaah.

Kita berharap proyek ini bisa rampung sebelum masa jabatan berakhir, karena ke depan Kalimantan Selatan juga menjadi salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Gubernur H Muhidin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Muhammad Yasin Toyib menjelaskan bahwa proyek Jalan Poros Lintas Tengah Kalimantan akan melalui beberapa tahapan teknis.

Pada tahun 2025 ini, Pemprov menargetkan penyelesaian studi kelayakan (FS).

Tahun 2026, akan dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED), dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Analisis Dampak Lalu Lintas (AMDAL Lalin), serta proses pembebasan lahan.

“Pembangunan fisik dijadwalkan mulai tahun 2027.

Targetnya, pada periode pertama kepemimpinan gubernur, jalan ini sudah tembus hingga wilayah Binuang, Tapin,” jelas Yasin.

Jalan Poros Lintas Tengah Kalimantan dirancang memiliki lebar 30 meter dengan panjang sekitar 30 kilometer.

Trase jalan akan membentang dari kawasan Mali-Mali di Mataraman hingga ke Binuang, Tapin.

Proyek diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalsel, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di daerah-daerah yang dilintasi.

Baca Juga :  Dua Pekan Terendam Banjir, Warga Tabing Rimbah Curhat Jalan Rusak dan Bantuan Tak Merata ke Hasnuryadi

“Kami target sudah selesai semua tahun depan, hingga pembebasan lahan. Sehingga tahun 2027, sudah bisa dikerjakan,” kata Yasin. (mns/K-2)

Iklan
Iklan