AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar rapat paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, Senin (27/10/2025).
Paripurna di aula Gedung DPRD HSU dipimpin Wakil Ketua DPRD HSU Mawardi dengan agenda jawaban kepala daerah atas tanggapan fraksi mengenai RAPBD 2026.
Wabup Hero Setiawan mengatakan, jawaban atas tanggapan fraksi-fraksi dewan, diantaranya terkait dengan tanggapan fraksi dewan mengapa penurunan pendapatan dikarenakan adanya penurunan transfer dana ke daerah yang dan dana alokasi khusus baik fisik maupun non fisik sekitar 7,29 persen.
Penurunan ini merupakan kebijakan nasional dan penetapan formula dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat.
Terkait dengan tanggapan fraksi dewan mengenai dana Silpa yang akan menutupi defisit anggaran, dijelaskan Wabup, bahwa proyeksi dana Silpa sebesar kurang lebih Rp381 miliar telah dihitung secara hati-hati dan dicermati juga dengan melihat realistis dan tren belanja perkembangan hingga saat ini.
“Ke depan pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan pengawasan dan evaluasi terhadap penggunaan anggaran sehingga diharapkan Silpa bisa ditekan ke level yang lebih rendah,” jelas Wabup.
Pada kesempatan itu wabup juga menyampaikan jawaban dari pemerintah daerah terhadap tanggapan-tanggapan beberapa fraksi lainnya. (nov/KPO-4)















