BANJARMASIN, Kalimantanpost.com -Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Meja yang berlangsung di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin Kalimantan Selatan mulai 24-30 November 2025 sebagai ajang mengukur petenis meja muda di Banua.
“Ini kesempatan bagi kita untuk mengukur kemampuan sampai sejauh mana pembinaan petenis muda kita di tingkat nasional,” ujar Sekretaris Umum Pengprov Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kalsel, Senin (24/11).
Hasil ini, lanjut dia, akan dilakukan evaluasi dimana kekurangan dan kelemahannya untuk diperbaiki.
Irwan menambahkan, bagi petenis muda Kalsel usia 11-17 tahun sangat jarang mengikuti even bersifat nasional.
“Sebagai tuan rumah Kejurnas Tenis Meja di Banjarmasin kita manfaatkan mengirim sebanyak-banyaknya atlet. Kita menurunkan 52 atlet dengan mengikuti 17 nomor yang dipertandingkan,” ujar dosen FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin ini.
Irwan menambahkan untuk kelompok kadet dan junior, pihaknya tak memasang target, tapi berharap ada kejutan saja.
“Kita hanya berharap di kelompok senior nomor ganda dan beregu meraih juara,” tandasnya.
Ketua Umum Pengprov PTMSI Kalsel, Dharma Surya menambahkan atlet yang diturunkan sebagian besar dari hasil Porprov XII 2025 di Tanah Laut beberapa waktu lalu
“Kita juga menyertakan petenis muda dari kabupaten dan Kota yang ada di Kalsel untuk menambah jam terbang bertanding. Mumpung event nasional digelar di Kalsel,” ungkapnya.
Terpisah, pelatih tenis meja Kalsel, Gilang Ramadhan tak berani menjajikan terlalu muluk buat anak asuhnya.
“Kita menurunkan pemain muda dan minim pengalaman jam terbang bertanding. Saya minta anak-anak bermain enjoy dan lepas saja,” kata mantan petenis meja nasional ini. (fkh/ful/KPO-3)














