Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Banjarbaru Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting 2025

×

Banjarbaru Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting 2025

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLM BJB 2 6
EVALUASI- Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting 2025 di Ballroom Hotel Roditha Banjarbaru. (KP/Devi)

Banjarbaru, KP – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Banjarbaru Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Roditha Banjarbaru, Rabu (19/11/2025).

Pelaksanaan rakor ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui aksi konvergensi yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus mendukung agenda prioritas nasional dalam penanganan stunting.

Kalimantan Post

Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, mewakili Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang berdampak luas.

‘`?Stunting tidak hanya memengaruhi kesehatan anak, tetapi juga berdampak pada kemampuan kognitif, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dalam RPJMN 2025–2029, percepatan penurunan stunting ditargetkan mencapai 14,2 persen pada 2029,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencapaian target tersebut memerlukan kolaborasi kuat dan berkesinambungan dari seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga akademisi. Kota Banjarbaru sendiri terus memperkuat berbagai program intervensi, seperti Makan Bergizi Gratis 3B, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), serta intervensi spesifik dan sensitif lainnya.

Rakor ini juga menjadi ruang evaluasi program tahun sebelumnya dan forum untuk merumuskan langkah strategis menghadapi tahun 2025, agar aksi percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal.

Melalui pendekatan konvergensi, pemerintah berharap seluruh intervensi dapat terlaksana secara terpadu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan anak di Banjarbaru.(Dev/K-7)

Baca Juga :  Wali Kota Banjarbaru Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025 oleh BPK RI
Iklan
Iklan