Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Dewi Raisha Aprillia Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, Tekankan Sinergi Untuk Stabilitas Ekonomi Kalsel

×

Dewi Raisha Aprillia Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, Tekankan Sinergi Untuk Stabilitas Ekonomi Kalsel

Sebarkan artikel ini
IMG 20251129 WA0008 scaled e1764370209180

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Dewi Raisha Aprillia, menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel pada Jumat (28/11) malam.

Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Fugo Banjarmasin tersebut juga disiarkan secara daring dan turut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kalimantan Post

PTBI 2025 kali ini mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”.

Menurut Raisha, tema ini mencerminkan komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Raisha juga menilai bahwa PTBI merupakan momentum penting bagi daerah, termasuk Kalsel, untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai arah kebijakan ekonomi nasional pada tahun mendatang.

Menurutnya, sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dan kebijakan fiskal pemerintah daerah harus semakin dipererat.

“Melalui pertemuan ini, kita semakin memahami langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi di Kalimantan Selatan. Komisi II DPRD Kalsel tentunya memiliki peran dalam mendorong kebijakan fiskal daerah yang sejalan dengan kebijakan moneter BI. Kita ingin pertumbuhan ekonomi di daerah tetap kuat, berkualitas, dan menyentuh sektor-sektor yang langsung berdampak pada masyarakat,” ucap Raisha.

Sebagai anggota Komisi II, Raisha menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan program-program yang mendukung kemudahan investasi, pengembangan UMKM, serta stabilitas inflasi daerah.

Ia mengatakan bahwa kerja sama erat antara BI Kalsel, DPRD, dan Pemerintah Provinsi sangat diperlukan untuk menjaga iklim usaha tetap kondusif.

“Komisi II akan terus membuka ruang diskusi dengan Bank Indonesia dan pelaku usaha. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan daerah benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Melalui Kolaborasi Mempercepat Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia menjadi agenda penting karena memaparkan proyeksi ekonomi nasional, arah kebijakan moneter, kondisi keuangan global, serta rekomendasi kebijakan yang akan menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan di Indonesia sepanjang tahun 2026.(Rel/KPO-1)

Iklan
Iklan