Oleh : H AHDIAT GAZALI RAHMAN
Apa itu Dosa besar? Sebelum membahas dosa besar, ada baik mengetahui apa itu dosa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dosa adalah perbuatan yang melanggar hukum Tuhan atau agama, atau perbuatan salah terhadap orang tua, adat, atau negara. Dikatakan dosa besar, jika perbuatan itu punya dampak luas bagi bangsa dan Negara. Sedangkan Islam mendefinisikan dosa besar, adalah segala jenis pelanggaran terhadap perintah dan larangan Allah SWT, yang ancamannya disebutkan secara khusus dalam Al-Qur’an dan hadis, seringkali berupa siksa neraka, laknat, atau hukuman duniawi (had). Dosa-dosa ini dianggap lebih berat, karena merusak tatanan masyarakat dan merupakan bentuk kedurhakaan yang parah, seperti syirik (menyekutukan Allah), membunuh, berzina, durhaka kepada orang tua, saksi palsu, dll.
Setiap manusia pasti pernah melakukan perbuatan dosa, namun perbuatan terkadang dilakukan karena terpaksa, tidak menyadari bahwa itu adalah perbuatan dosa, seperti mengambil hak jalan orang lain, apakah itu mendatangkan kerugian bagi orang lain, seperti kecelakaan dll, namun perbuatan itu, hanya digolongan pada perbauatan dosa, dalam masyarakat disebut dosa kecil, demikian juga perbautan lain seperti melihat, mendengar suatu yang dilarang dalam agama itu juga merupakan dosa, namun dosa itu dapat diampuni secara tidak langsung, jika orang tersebut melakukan perbuatan baik, seperti sholat tepat waktu, membaca Alquran pada surat tertentu, sebagaimana hadist Nabi Muhammad SAW, “Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menyeru dan mengharap pada-Ku, maka pasti Aku ampuni dosa-dosamu tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya dosamu membumbung tinggi hingga ke langit, tentu akan Aku ampuni, tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya seandainya engkau mendatangi-Ku dengan dosa sepenuh bumi dalam keadaan
tidak berbuat syirik sedikit pun pada-Ku, tentu Aku akan mendatangi-Mu dengan ampunan sepenuh bumi pula.” (Tirmidzi).
Dari itu hendak umat Islam menjauhi segala perbuatan yang menyebabkan terjerumus dalam melakukan perbuatan dosa besar, karena dosa tersebut akan sulit mendapatkan pengampunan dari Allah SWT, bahkan ada dosa besar yangteak pernah diampuni Allah, jika seorang melakukan perbuatan Syirik (menyekutukan Allah), maka perbuatan yang harus dilakukan adalah kembali mengucapkan syahadah, bahwa dia beriman kepada Allah dan percaya kepada Muhammad SAW, sebagai rasulnya.
Ada beberapa dosa besar yang perlu diketahui, yakni : 1. Syirik (menyekutukan Allah), 2. Sihir; 3. Membunuh jiwa tanpa hak . melarikan diri dari medan perang; 4. Zina; 5. Saksi palsu; 6. Durhaka kepada orang tua; 7. Meninggalkan salat; 8. Memakan harta riba; 9. Memakan harta anak yatim; 10. Minum minuman keras (khamar).













