BANJARMASIN, Kalimantapost.com – Partai Golkar Kota Banjarmasin menggelar syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar, Jumat (28/11/2025). Acara berlangsung di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, di Jalan Perdagangan, Komplek HKSN, Banjarmasin Utara, dan dihadiri para habaib, alim ulama, pengurus, kader, serta simpatisan partai.
Momentum hari jadi partai berlambang pohon beringin ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarkader, sekaligus memperkuat konsolidasi internal menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Kota Banjarmasin yang rencananya akan digelar pada Sabtu (29/11/2025) besok.
Rangkaian acara syukuran dimulai dengan salat magrib berjamaah, dilanjutkan dengan salat hajat dan doa bersama sebagai wujud permohonan agar Musda ke depan berjalan lancar. Usai pelaksanaan ibadah, kegiatan berlanjut dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, H. Yuni Abdi Nur Sulaiman, menyampaikan bahwa syukuran dan doa bersama ini merupakan upaya untuk memperkokoh kebersamaan dan memohon kelancaran agenda besar partai yang akan berlangsung esok hari.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa kembali bersilaturahmi sekaligus melaksanakan salat magrib dan salat hajat berjamaah untuk mengharapkan ridha Allah, agar kegiatan Musda ke XI Golkar Kota Banjarmasin besok berjalan dengan lancar,” ucap H. Yuni.
Ia menambahkan, kegiatan santunan yang dihelat pada perayaan HUT ke-61 ini juga sejalan dengan instruksi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar seluruh kader turut berbagi dengan anak yatim pada momentum peringatan ulang tahun partai.
“Di usia ke-61 ini tentunya kita berharap Partai Golkar ke depannya semakin solid. Makin dekat dengan masyarakat dan terus bersinergi dengan pemerintah untuk membangun banua kita dan Indonesia,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya syukuran ini, Golkar Banjarmasin berharap Musda XI dapat menghasilkan keputusan strategis untuk menguatkan organisasi, mempertegas arah pembangunan daerah, dan menyiapkan langkah-langkah politik menuju agenda elektoral mendatang. (Opq/KPO-1)














