Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) menggelar Fasilitasi Penguatan Kelembagaan Kelompok Inklusif Pengusaha Mikro, bertempat di Aula DKUMPP, Martapura, pekan kemarin.
Kadis KUMPP I Gusti Made Suryawati menegaskan pentingnya sinergitas antar UMKM, kelompok swasta, pemerintah dan masyarakat guna mewujudkan UMKM tangguh, mandiri dan berdaya saing.
“Dalam rangka meningkatkan kolaborasi kelembagaan kelompok yang telah ada, seperti Kelompok Inklusif UMKM yang sudah dibentuk di masing-masing Kecamatan, diperlukan lagi sebuah perkumpulan khusus bagi ketua-ketuanya saja yang berbadan hukum dan tercatat resmi di Kementerian Hukum,” tandasnya.
Made juga menekankan, dengan dibentuknya perkumpulan tersebut, akan membuat posisi kelompok UMKM menjadi lebih kuat dan meningkatkan kepercayaan publik pada eksistensinya di daerah.
“Perkumpulan yang resmi sudah tercatat di administrasi hukum umum negara, tentunya dapat meningkatkan posisi tawar kelompok UMKM tersebut bekerja sama dengan pihak luar, sehingga menjadi lebih berdaya saing dan kuat statusnya,” tuturnya.
Kepala Bidang Usaha Mikro Rudy Mulyadi menambahkan, dengan terbentuknya perkumpulan UMKM berbadan hukum, juga dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap pemberdayaan dan pengembangannya.
“Perkumpulan yang sudah legal tentu lebih kokoh dalam rangka meningkatkan kesejahteraan UMKM daerah, karena perkumpulan inilah yang akan menjadi perpanjangan tangan, telinga dan mata kami untuk menjaring aspirasi pengusaha mikro lainnya,” pungkasnya. (Wan/K-3)















