Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Ketua PKK Tapin Hj Faridah Yamani Ajak Masyarakat Jadi Garda Depan Cegah Perkawinan Anak

×

Ketua PKK Tapin Hj Faridah Yamani Ajak Masyarakat Jadi Garda Depan Cegah Perkawinan Anak

Sebarkan artikel ini
IMG 20251105 WA0035 scaled e1762335326220

RANTAU, Kalimantanpost.com  – Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin menegaskan komitmennya untuk melindungi generasi muda dari praktik perkawinan anak.

Pesan itu disampaikan Ketua TP PKK Tapin, Hj Farida Yamani saat membuka kegiatan Pembinaan Penguatan Karakter Keluarga melalui Pencegahan Perkawinan Anak di Sekretariat PKK Tapin, Rabu (5/11/2025).

Kalimantan Post

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan bersama “Gepak” Gerakan Bersama Kita Cegah Perkawinan Anak yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan TP PKK Provinsi Kalsel.

Hj Faridah Yamani menegaskan, perkawinan anak merupakan persoalan serius yang harus ditangani bersama.

“Perkawinan usia dini merampas hak anak atas pendidikan, kesehatan, dan perkembangan diri. Mereka rentan mengalami kekerasan, kemiskinan, dan kehilangan masa depan,” katanya.

Faridah mengajak seluruh peserta, terutama para kader PKK kecamatan dan desa, untuk menjadi pelopor di lingkungannya masing-masing dalam menyebarkan pemahaman tentang bahaya perkawinan anak.

“Mari kita menjadi garda terdepan. Gunakan kesempatan ini untuk bertukar pikiran dan menyebarkan informasi kepada keluarga dan masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya mencegah perkawinan anak bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga dan komunitas.

“Kita ingin melahirkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan. Mari kita sukseskan gerakan ini dengan semangat dan komitmen bersama,” tutup Faridah.

Sebelumnya, Kepala Dinas P3A Tapin, Hj Marsidah, mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat peran keluarga dalam mencegah perkawinan anak yang masih marak terjadi di berbagai daerah.

“Melalui pembinaan ini, kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa anak berhak tumbuh dan berkembang tanpa tekanan menikah di usia muda,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari DPPPAKB Provinsi Kalsel, Rusda S.Sos, dan Wakil Ketua Pokja I PKK Provinsi Kalsel, Naimah S.Psi, yang memberikan materi seputar penguatan peran keluarga dalam mencegah perkawinan anak. (abd/KPO-4).

Baca Juga :  Pemkab Tapin Perkuat Strategi Tekan Stunting, Target Nol Kasus Lima Tahun

Iklan
Iklan