Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

Komitmen Tanah Laut: Bantuan Agama, Benteng Moral Era Digital

×

Komitmen Tanah Laut: Bantuan Agama, Benteng Moral Era Digital

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Tala 3 klm 4
PENTALURAN - Substansial bantuan biaya pendidikan yang ditujukan bagi santri, ustadz/ustadzah, dan mahasiswa keagamaan. (KP/Ist)

Pelaihari, KP – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menegaskan kembali fokusnya pada penguatan fondasi spiritual dan karakter generasi muda.

Komitmen ini diwujudkan melalui penyaluran substansial bantuan biaya pendidikan yang ditujukan bagi santri, ustadz/ustadzah, dan mahasiswa keagamaan.

Kalimantan Post

Acara penyerahan bantuan berlangsung khidmat di Aula Rakat Manuntung Hutan Jati pada hari Rabu, (03/12/2025).

Inisiatif strategis ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua BAZNAS, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, serta Kepala Bagian Kesra Setda Tanah Laut.

Dalam pidatonya, Bupati Rahmat Trianto menggarisbawahi bahwa penyaluran dana pendidikan ini merupakan manifestasi langsung dari visi pemerintah daerah dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Ia menilai, pendidikan yang mengutamakan aspek agama dan akhlak memiliki peran sangat krusial dalam melahirkan generasi yang benar-benar berkualitas dan berkarakter.

Proses penetapan penerima bantuan dilakukan melalui mekanisme seleksi yang ketat oleh tim yang melibatkan berbagai unsur keagamaan, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pendanaan untuk program ini berhasil direalisasikan pada akhir tahun anggaran, bersumber dari anggaran perubahan.

Tidak hanya fokus pada peserta didik, Bupati Rahmat Trianto juga menyatakan komitmennya untuk meningkatkan taraf kesejahteraan para tenaga pendidik keagamaan secara bertahap.

Hal ini mencakup rencana menaikkan tunjangan guru agama, meskipun kebijakan tersebut belum sempat termuat dalam perencanaan anggaran awal.

Menanggapi masukan dari MUI terkait kebutuhan pendanaan yang lebih besar, Bupati memberikan janji untuk mengupayakan penambahan alokasi anggaran beasiswa pada tahun berikutnya.

Ia turut memotivasi para penerima bantuan, mendorong mereka untuk bersyukur dan bertekad kuat dalam menyelesaikan pendidikan agama, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kompleks di era digital saat ini.

Baca Juga :  Satpol PP dan Damkar Tanah Laut Edukasi Siswa SD Terkait Prosedur Darurat Api

Di penutup acara, Bupati menegaskan kembali filosofi pembangunan daerahnya.

“Pendidikan keagamaan merupakan prioritas pembangunan daerah karena menjadi fondasi pembentukan karakter,” ucapnya. (rzk/K-6)

Iklan
Iklan