AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Meski diguyur hujan gerimis, semangat puluhan mahasiswa melakukan aksi damai di depan kantor Kejaksaan Negeri Kejari (Kejari) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Selasa (23/12/2025).
Aksi mahasiswa yang berjumlah sekitar 90 orang menyampaikan tuntutannya dengan mendatangi depan Kantor Kejari HSU sekitar pukul 10.00 pagi pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) beberapa waktu lalu atas dugaan pemerasan oleh oknum Jaksa di Kejari HSU.
Kedatangan mahasiswa melakukan aksi damai berjalan tertib dan lancar tersebut ditemui Pelaksana Tugas Harian (Plh). Kejari HSU, Yudi Kurniawan yang didampingi Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto SIK, Dandim 1001 Amuntai / Balangan, Letkol Inf Endra Retno Erowanto, yang dikawal oleh personil aparat kepolisian.
Pantauan di lapangan, mahasiswa membentangkan spanduk serta menyampaikan tuntutannya diantaranya, meminta Kejari HSU untuk kooperatif mengawal kasus dugaan pemerasan, penyalahgunaan wewenang oleh oknum Jaksa, Albertinus Parlinggoman Napitupulu, Asis Budianto dan Tri Taruna Fariadi.
Kedua, menuntut untuk mengevaluasi kinerja agar tidak terjadi lagi hal serupa dikemudian hari, serta meminta untuk memulihkan kepercayaan public sebagai bagian dari aparat penegak hukum.
Sementara itu, Plh Kejari HSU, Yudhi Kurniawan mengatakan, apa yang disampaikan mahasiswa dalam aksi damai ini tentunya menjadi perhatian dari Kejaksaan untuk selalu transparan dan komitmen mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.
“Terima kasih. Jadi apa yang telah disampaikan, kami akan komitmen untuk menjalankaan secara transparan dan menjamin kepercayaan masyarakat berkeadilan,” kata Yudi yang baru bertugas menjabat sebagai Plh Kejari HSU yang ditugaskan dari Kajati Kalsel. (nov/KPO-4)














