Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Pelari Kalsel, Dina Aulia Bidik Olimpiade 2028

×

Pelari Kalsel, Dina Aulia Bidik Olimpiade 2028

Sebarkan artikel ini
IMG 20251213 075132
Pelari Indonesia Dina Aulia (kanan) memeluk rekan senegaranya Emilia Nova (kiri) usai final nomor lari gawang 100 meter putri SEA Games 2025 di Suphachalasai National Stadium, Pathum Wan, Bangkok, Thailand, Jumat (12/12/2025). Dina Aulia meraih medali emas dengan catatan waktu 13,21 detik, sedangkan medali perak diraih pelari Indonesia Emilia Nova dengan catatan waktu 13,27 detik dan medali perunggu diraih pelari Vietnam Thi My Tien Huynh dengan catatan waktu 13,43 detik. (Antara)

BANGKOK, Kalimantanpost.com – Atlet lari gawang Indonesia asal Kalimantan Selatan, Dina Aulia menjadikan medali emas SEA Games 2025 sebagai batu loncatan menuju target besarnya yakni menembus kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.

Dina meraih emas nomor lari gawang 100 meter putri pada final di Suphachalasai Stadium, Bangkok, Jumat, setelah membukukan catatan waktu 13,21 detik. Selain mengukuhkan dominasi Indonesia, hasil itu menjadi bagian dari proses mengejar limit kualifikasi Olimpiade yang berada pada kisaran 12,70–12,77 detik.

Kalimantan Post

“Target besar saya ke sana. Saya ingin mewujudkan mimpi tampil di Olimpiade LA, dan kalau bisa sampai dapat rezeki medali,” kata Dina seusai lomba.

Dina tampil stabil dari start hingga finis untuk menempati posisi teratas, disusul rekan senegaranya, Emilia Nova, yang meraih perak dengan catatan 13,27 detik.

Hasil tersebut menjadi personal best bagi Emilia yang baru kembali pulih setelah dua kali menjalani operasi. Sebelumnya, pelari sarat pengalaman itu mencatat waktu terbaik 13,33 detik pada Asian Games 2018.

Bagi Dina, keberhasilan di Bangkok tahun ini sekaligus menjadi jawaban atas hasil SEA Games 2023 Kamboja ketika ia meraih perunggu di belakang dua pelari Vietnam Huynh Thi My Tien dan Bui Thi Nguyen.

Kini, dua wakil Indonesia justru menguasai dua posisi teratas.

“Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan. Medali ini buat diri aku sendiri, untuk memotivasi sekaligus mengapresiasi diri aku,” ujarnya.

Keberhasilan Dina dan Emilia mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang melihat capaian tersebut sebagai bukti regenerasi atletik berjalan ke arah yang positif.

“Senang sekali melihat adanya proses regenerasi yang baik, ada yang senior dan ada yang muda. Inilah yang harus terus dilakukan tanpa pilih kasih, tanpa atlet titipan. Semua yang terbaik harus mendapat kesempatan,” kata Erick.

Baca Juga :  Gawat, Barito Putera Tanpa Dua Mesin Golnya Rizky Pora dan Renan Alves Hadapi Persela Lamongan

Ia menambahkan pola serupa juga terlihat di beberapa cabang lain seperti akuatik dan bulu tangkis, dengan munculnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di level tinggi. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan