TAPANULI TENGAH, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), Sumatra Utara, memastikan bahwa stok pangan di daerah tersebut aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk warga terdampak banjir bandang dan longsor.
Kepastian itu disampaikan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, didampingi Dandim 0211/TT Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, saat memberikan keterangan pers di Pusat Informasi dan Media Center Kemkomdigi di GOR Pandan, Kamis (4/12/2025).
Masinton mengatakan, memasuki hari kesembilan penanganan pascabencana, pemerintah daerah bersama TNI/Polri dan seluruh unsur terkait terus bekerja mengatasi berbagai kendala di lapangan.
Fokus utama diarahkan pada pemulihan infrastruktur, pemenuhan logistik dasar, serta pembukaan akses ke wilayah yang masih terisolasi.
“Ketersediaan pangan menjadi perhatian utama kami. Kabar baiknya, Kementerian Pertanian telah memastikan cadangan beras mencukupi dan akan terus disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tapteng,” ujarnya.
Menurutnya, kebutuhan beras selama masa tanggap darurat diperkirakan telah mencapai ribuan ton. Pendataan bantuan yang diterima dan akan disalurkan juga terus dikonsolidasikan oleh bagian logistik agar distribusi tepat sasaran.
Selain memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) juga mendirikan sejumlah posko sebagai pusat informasi dan media center.
Di Aceh, posko dipusatkan di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Aceh. Sementara di Sumatra Barat, posko ditempatkan di Kompleks Kantor Gubernur Sumbar.
Untuk wilayah Sumatra Utara, Kemkomdigi mengoperasikan tiga lokasi posko:
• Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Sumut
• GOR Pandan Tapanuli Tengah
• Posko Dukungan Psikososial di Hamparan Perak, Deli Serdang
Posko tersebut berfungsi sebagai ruang kerja jurnalis, pusat konferensi pers, serta titik koordinasi lapangan antara Kemkomdigi, operator seluler, dan pemerintah daerah. Selain itu, posko juga menjadi lokasi pemantauan jaringan oleh Balai Monitoring (Balmon) dan ruang redaksi bersama untuk penyusunan narasi dan informasi publik terkait penanganan bencana. (adv/dev/KPO-4)















