MUSABAQAH Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025 resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Sabtu (13/12).
Ariadi Noor menyampaikan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Nilai kejujuran, keadilan, profesionalitas, dan pengabdian tanpa pamrih menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan yang berorientasi pada kebaikan dan kemaslahatan masyarakat.
“Melalui MTQ Korpri ini, kita diajak menjadikan nilai-nilai suci Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam memperbaiki diri, meningkatkan profesionalitas, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, MTQ bukan semata ajang perlombaan, tetapi juga wahana pembinaan mental dan spiritual ASN agar senantiasa berpegang pada nilai-nilai keislaman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kepada seluruh peserta, baik yang berhasil meraih prestasi maupun yang belum menjadi juara, Ariadi Noor berharap agar kegiatan ini dipandang sebagai pengalaman berharga untuk terus mengasah kemampuan, menambah ilmu, serta memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.
“Prestasi yang diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, sehingga pada MTQ Korpri tingkat nasional tahun 2026 mendatang, Kalimantan Selatan dapat diwakili oleh putra-putri terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dewan hakim, panitia, pembina, instansi terkait, serta seluruh kafilah yang telah berkontribusi penuh menyukseskan pelaksanaan MTQ Korpri VIII Kalsel Tahun 2025. Seluruh dedikasi dan pengabdian tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang bernilai kebaikan di sisi Allah SWT.
Ariadi Noor mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga solidaritas, kebersamaan, serta semangat integritas, sekaligus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam pengabdian kepada bangsa dan daerah. (adv/K-2)














