Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Pemprov Kalsel Perkuat Basis Data UMKM Lewat Sosialisasi Walidata dan Statistik Sektoral

×

Pemprov Kalsel Perkuat Basis Data UMKM Lewat Sosialisasi Walidata dan Statistik Sektoral

Sebarkan artikel ini
IMG 20251204 WA0051 e1764863972868
‎SOSIALISASI - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, pada Sosialisasi Penyelenggaraan Walidata dan Statistik Sektoral di Banjarmasin. (Kalimantanpost.com/repro mc kalsel).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendampingan bagi pelaku usaha kecil.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Walidata dan Statistik Sektoral Bidang Koperasi dan UKM yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (4/12/2025).

‎Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai mengatakan, setiap kebijakan pemerintah harus berpijak pada data yang valid dan mutakhir.

Kalimantan Post

Menurutnya, pendataan yang rapi menjadi fondasi penting agar program pemerintah tepat sasaran.

‎“UMKM itu ibarat anak yang sedang tumbuh. Mereka butuh pendampingan dan perhatian. Dan perhatian itu dimulai dari data. Presiden pun meminta agar data koperasi dan UMKM ini rapi, lengkap, dan bisa menjadi dasar kita membantu masyarakat,” ujarnya.

‎Gusti Yanuar menilai, selama ini masih ditemukan data yang tidak seragam antarinstansi, tercecer, atau tidak diperbarui, terutama ketika terjadi perubahan situasi di lapangan seperti bencana yang berdampak pada aset UMKM.

Melalui penguatan sistem data terpadu (Walidata dan ODS/One Data System), Pemprov Kalsel ingin memastikan seluruh informasi terintegrasi dengan baik.

‎“Saya ingin semua bisa merasakan manfaat dari data yang rapi. Kalau ada bencana, kita cepat tahu siapa yang terdampak. Kalau ada pembiayaan murah, kita pastikan tepat sasaran. Kalau ada pelatihan, kita tahu siapa yang paling membutuhkan,” tegasnya.

‎Ia juga menyampaikan, pemerintah pusat tengah menyiapkan aplikasi khusus untuk mempermudah pembiayaan UMKM. Kehadiran aplikasi ini diharapkan membuat bunga pinjaman lebih terjangkau dan proses pengajuan semakin sederhana.

‎Sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber dari BPS, Dinas Kominfo, dan Bappeda Kalsel, guna menguatkan sinergi lintas instansi dalam pengelolaan data sektor koperasi dan UMKM.

‎“UMKM dan koperasi di Kalsel tumbuh pesat. Koperasi Merah Putih membuat semakin banyak gerakan ekonomi bersama. Karena itu, kita ingin memastikan datanya kuat agar pertumbuhan ini bisa terus terjaga,” tambahnya.

‎Gusti Yanuar juga mengajak peserta sosialisasi untuk menyebarluaskan pentingnya penguatan basis data kepada pelaku UMKM, perangkat daerah, komunitas, hingga pendamping lapangan.

‎“Data itu milik kita bersama. Kalau kita jaga bersama, dampaknya kembali ke masyarakat. Pemerintah terus memperbaiki sistem agar bantuan dan program benar-benar sampai ke orang yang tepat,” tutupnya.(adv/dev/KPO-4)



Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin Perluas Perlindungan Petani Lewat Penyuluh
Iklan
Iklan