Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Pemprov Kalsel Promosikan Produk Desa di Puncak Hari Desa Nasional 2026

×

Pemprov Kalsel Promosikan Produk Desa di Puncak Hari Desa Nasional 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260118 WA0016 e1768707884315
‎UNGGULAN - Stans pameran Dinas PMD Kalsel menampilkan produk unggulan BUMDesa pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (Kalimantanpost.com/repro mc kalsel).

BOYOLALI, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) turut ambil bagian dalam puncak peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026).

‎Keikutsertaan Pemprov Kalsel dalam ajang berskala nasional tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi desa serta produk unggulan daerah ke tingkat nasional.

‎Dalam kegiatan tersebut, Dinas PMD Kalsel membuka stand pameran yang menampilkan beragam produk unggulan desa yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa).

Kalimantan Post

Produk khas Banua yang dipamerkan meliputi hasil kerajinan, olahan pangan lokal, hingga produk kreatif berbasis potensi desa, yang berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.

‎Puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 secara resmi dibuka Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimun. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah se-Indonesia, pegiat desa, serta pelaku BUMDesa.

‎Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto menegaskan, desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional dan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎“Hari Desa Nasional ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat membangun desa dari pinggiran. Desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang harus terus didorong agar maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

‎Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif pemerintah daerah, termasuk Kalimantan Selatan, yang dinilai konsisten mendorong penguatan ekonomi desa melalui UMKM dan BUMDesa.

‎Sementara itu, Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Iwan Ristianto, mengatakan keikutsertaan Pemprov Kalsel pada peringatan Hari Desa Nasional 2026 merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pembangunan desa yang berkelanjutan.

‎“Melalui pameran ini, kami ingin memperkenalkan potensi desa serta produk BUMDesa khas Kalsel ke tingkat nasional. Ini juga menjadi ajang berbagi praktik baik antar daerah dalam membangun desa,” ujar Iwan.

‎Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus membuka peluang perluasan jejaring kerja sama antardaerah serta pengembangan ekonomi desa yang lebih luas di masa mendatang.

Baca Juga :  Sejumlah Gubernur se Indonesia Hadir di Banjarbaru Dampingi Presiden Prabowo

‎Tak hanya berpartisipasi dalam pameran, Kalsel juga menorehkan berbagai prestasi membanggakan pada ajang Hari Desa Nasional 2026.

Sejumlah desa, kelurahan, serta perwakilan masyarakat Banua berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori lomba dan apresiasi dari Kementerian Desa dan PDT.

‎Salah satunya, Kelurahan Mentaos berhasil meraih Juara II Lomba Kelurahan Nasional, yang mencerminkan keberhasilan tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, serta tingginya partisipasi masyarakat. Di bidang ekonomi desa, Peringkat III Duta BUMDesa Nasional diraih Zaenal Arifin dari BUMDesa Berkah Mulia, Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

‎Selain itu, Desa Awang Bangkal Barat menerima Penghargaan Program Kementerian Berbasis Desa atas inovasi pemanfaatan lahan eks tambang pasir menjadi unit usaha BUMDesa yang produktif dan berkelanjutan.

Kalsel juga menempati Peringkat IX Nasional BUMDesa Inspiratif melalui BUMDes Wake Berkah Abadi Baru, Desa Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

‎Di bidang kepemudaan dan digitalisasi desa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah meraih Juara II E-Sport Desa Nasional, sementara Juara II Pemuda Pelopor Desa Bidang Kebudayaan diraih oleh Sam’ani.

‎Deretan prestasi tersebut menegaskan komitmen Pemprov Kalsel dalam mendorong terwujudnya desa yang maju, mandiri, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional. (adv/dev/KPO-4)


Iklan
Iklan