Banjarbaru, KP– Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/1/2026).
Selain Presiden, sejumlah menteri kabinet serta kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia juga dijadwalkan hadir. Momentum nasional ini menempatkan Banjarbaru sebagai etalase Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan program-program prioritas pemerintah pusat.
Sebagai bagian dari persiapan, Pemerintah Kota Banjarbaru menggerakkan seluruh jajaran hingga tingkat kecamatan. Kecamatan Liang Anggang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus karena posisinya sebagai pintu masuk Banjarbaru dari arah Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Banjar.
Camat Liang Anggang Lia Astuti menegaskan bahwa wilayahnya memiliki peran strategis dalam menampilkan wajah kota yang bersih dan tertata. Menurutnya, kesan awal tamu negara saat memasuki kota sangat menentukan citra Banjarbaru secara keseluruhan.
“Liang Anggang adalah gerbang Banjarbaru. Apa yang dilihat tamu ketika memasuki kota ini akan sangat menentukan kesan mereka. Karena itu kami mengajak seluruh lurah dan masyarakat untuk benar-benar menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan,” ujar Lia Astuti, Jumat (9/1/2026).
Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan Gerakan Masyarakat Babarasih Baimbai Banjarbaru Emas (Rambai Emas). Di Kecamatan Liang Anggang, gerakan ini difokuskan pada kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, terutama di sepanjang jalan utama yang akan dilalui rombongan Presiden dan pejabat negara. Sasaran pembersihan meliputi bahu jalan, saluran drainase, fasilitas umum, serta titik-titik rawan sampah.
Secara khusus, Kecamatan Liang Anggang menggelar kegiatan Bebarasih Liang Anggang pada Sabtu (10/1/2026) mulai pukul 08.00 Wita. Kegiatan ini merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi antara pihak kecamatan, lurah, Forum RT/RW, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Liang Anggang. Aksi bersih-bersih dipusatkan di Jalan A. Yani jurusan Pelaihari dengan titik kumpul di sekitar Masjid Nurul Huda, RT 03–02–01 RW 01.
Seluruh RT dan RW diimbau terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Bagi RT/RW yang memiliki sarana angkutan sampah roda tiga, diminta membawa kendaraan untuk mempercepat proses pembersihan. Lia Astuti menekankan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan kebersihan.
“Kami ingin Rambai Emas benar-benar menjadi gerakan bersama. Dengan gotong royong, hasilnya akan lebih terasa dan berkelanjutan,” katanya.
Gerakan kebersihan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan terpadu menyambut kunjungan Presiden Prabowo Subianto. Persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, melibatkan Kementerian Sosial RI, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta Pemerintah Kota Banjarbaru untuk memastikan kesiapan lokasi, infrastruktur pendukung, dan pelayanan masyarakat.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby memastikan agenda kunjungan Presiden tetap sesuai jadwal. “Tidak ada perubahan jadwal. Presiden Prabowo Subianto akan mengunjungi tiga titik strategis selama berada di Banjarbaru,” ujarnya.
Tiga lokasi tersebut meliputi pembangunan Sekolah Rakyat, pembangunan Koperasi Merah Putih, serta sekolah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden juga dijadwalkan meresmikan Sekolah Rakyat di Kelurahan Guntung Manggis yang akan dihadiri para menteri serta bupati dan wali kota dari seluruh Indonesia.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ini dinilai menjadi momentum penting bagi Banjarbaru, khususnya dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Selain itu, kehadiran Presiden dan jajaran kabinet diharapkan dapat memperkuat posisi Banjarbaru di tingkat nasional sebagai ibu kota provinsi yang siap menyelenggarakan agenda besar dan membuka peluang kerja sama lintas daerah.(Dev/K-7)














