Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Dana Operasional RT Naik Jadi Rp17 Juta per Tahun, Agen RT Fokus Edukasi Kebersihan Warga

×

Dana Operasional RT Naik Jadi Rp17 Juta per Tahun, Agen RT Fokus Edukasi Kebersihan Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260112 WA0033 scaled e1768193242342

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat peran Rukun Tetangga (RT) sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan di tingkat lingkungan.

Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan dana operasional RT yang kini mencapai Rp17 juta per tahun, disertai penguatan program edukasi kebersihan berbasis kolaborasi antara RT dan Agen RT.

Kalimantan Post

Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Banjarmasin, H. Deddy Friadie, kepada awak media, Senin (12/01) menjelaskan bahwa dana operasional tersebut diharapkan mampu menghidupkan aktivitas RT agar lebih aktif dan berdaya guna dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, peran RT ke depan tidak hanya administratif, tetapi juga strategis dalam membangun kesadaran sosial warga.

“Harapan Wali Kota, RT ke depan bisa semakin hidup. Karena itu pemerintah memberikan dukungan, baik melalui peningkatan dana operasional maupun pengembangan peran RT agar lebih maksimal,” ujar Deddy.

Selain dana operasional, Pemko Banjarmasin juga memperkuat keberadaan Agen RT yang bertugas melakukan edukasi kepada warga, khususnya terkait kebersihan lingkungan. Deddi menegaskan, Agen RT bukan petugas kebersihan, melainkan narasumber edukasi yang bertugas mensosialisasikan pentingnya kebersihan di tingkat RT masing-masing.

“Perlu dipahami, Agen RT bukan tukang bersih-bersih. Mereka adalah agen edukasi yang menyampaikan pemahaman kepada warga tentang kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan pola hidup bersih. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan RT dan ibu-ibu RT,” jelasnya.

Program Agen RT sendiri dijalankan melalui mekanisme seleksi berbasis kompetensi. Mereka dipilih dari lingkungan masing-masing RT dengan mempertimbangkan kemampuan komunikasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemauan untuk aktif berkoordinasi dengan pengurus RT. Dengan sistem ini, keterjalinan antara Agen RT dan RT setempat diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Seiring dengan penguatan peran tersebut, pemerintah juga menaikkan insentif Agen RT. Jika sebelumnya berada di angka Rp650 ribu, kini meningkat menjadi Rp750 ribu, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung program kebersihan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Tinjau Pengerukan Sungai Pramuka, Noor Latifah Dorong Penanganan Banjir Berkelanjutan

Saat ini, tercatat sebanyak 1.582 RT di Kota Banjarmasin yang menjadi sasaran penguatan program tersebut. Pemerintah berharap seluruh RT dapat berperan aktif sebagai motor penggerak lingkungan, sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

“Dengan dukungan dana operasional, insentif yang lebih baik, serta sinergi antara RT, Agen RT, dan warga, kita optimistis kualitas lingkungan dan partisipasi masyarakat akan semakin meningkat,” pungkas Deddy.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah, menyatakan pihaknya mendukung kebijakan kenaikan insentif ketua RT tersebut. Menurutnya, beban kerjanga sangat besar dan kerap tidak mengenal waktu.

“Kita setuju saja, karena kerja ketua RT luar biasa. Kadang siang, kadang malam, bahkan 24 jam. Kalau ada kejadian di masyarakat, pasti ketua RT yang pertama dipanggil,” ujarnya.

Politisi PKS ini menambahkan, meski pada awalnya terdapat janji politik Wali Kota Banjarmasin terkait honor RT sebesar Rp1 juta, kenaikan menjadi Rp750 ribu dinilai sebagai langkah awal yang patut diapresiasi.

Berharap ke depan kesejahteraan ketua RT dan perangkatnya terus ditingkatkan seiring dengan peran mereka dalam menjaga ketertiban, pelayanan publik, dan keharmonisan masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Kondisi APBD daerah yang tidak memungkinkan kenaikannya belum optimal. Tapi setidaknya ini dapat memberi semangat bagi ketua RT,” tandas Aliansyah.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan