Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Balangan

Dekranasda Balangan Gelar Lomba Fashion Show Desain Motif Sasirangan

×

Dekranasda Balangan Gelar Lomba Fashion Show Desain Motif Sasirangan

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Bal 3 klm
KETUA DEKRENASDA - Sri Huriyati Hadi menyerahkan piagam penghargaan kepada juara I lomba fashion show desain motif sasirangan hari jadi ke-23 Kabupaten Balangan. (KP/Ist)

Balangan, KP – Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Balangan menggelar Lomba Fashion Show Desain Motif Sasirangan di halaman kediaman Bupati Balangan, belum lama tadi.

18 motif ditampilkan di antaranya Tawing Filupuh, Si Manis Balangan, Manyandar, Ikan Ambatuan Sungai Pitap, Mayang Maurai, serta berbagai motif lainnya yang merepresentasikan identitas, sejarah, dan potensi lokal Kabupaten Balangan.

Kalimantan Post

Ketua Dekranasda Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, menyampaikan lomba desain sasirangan tidak hanya sekadar pertunjukan busana, tetapi juga menjadi ruang ekspresi, edukasi, dan promosi budaya lokal yang bernilai ekonomi tinggi.

“Kami ingin para perajin dan desainer muda Balangan mampu naik kelas, berdaya saing, serta memiliki akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Melalui lomba desain ini, Dekranasda Kabupaten Balangan berkomitmen mendorong inovasi dan peningkatan kualitas produk kerajinan lokal, sekaligus memperluas akses pasar bagi perajin dan pelaku UMKM.

Ia menegaskan bahwa sasirangan bukan sekadar produk kerajinan tekstil, melainkan warisan budaya yang sarat dengan filosofi, doa, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

“Untuk itu, menjadi tugas kita bersama untuk menjaga, melestarikan, serta mengembangkannya tanpa menghilangkan nilai budayanya,” tambahnya.

Menutup rangkaian kegiatan, motif Tawing Filupuh berhasil keluar sebagai juara pertama Lomba Desain Motif Sasirangan, mengungguli motif-motif lainnya yang turut menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Balangan. (rel/K-6)

Baca Juga :  Pasca Banjir Bandang, Warga Tebing Tinggi Masih Berjibaku Bersihkan Rumah dari Lumpur
Iklan
Iklan