Banjarmasin, KP – Derita akibat banjir rob atau pasang muka air laut mengepung sejumlah jalan dan perkampungan di Kota Banjarmasin, ratusan motor mogok.
Sejumklah kawasan terdampak antara lain Jalan Pahlawan, Simpang Sungai Mesa, Kapten Pierre Tendean, Brigjen Hasan Basri, Kayu Tangi, S Parman, Sultan Adam, Banua Anyar, Pangeran Hidayatullah, Ujung Murung, hingga jalan Lambung Mangkurat.
Salah satu titik terparah rendaman banjir pasang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Permukaan air setinggi lutut orang dewasa membuat ratusan pengendara sepeda motor mogok.
Hal itu menarik inisiatif relawan gabungan terdiri dari barisan pemadam kebakaran dan warga sekitar membantu arus lalu lintas yang terdampak banjir rob sejak Sabtu (3/1) malam.
Salah satu relawan, Marhani mengatakan, air yang mentinggi merendam jalan membuat mesin kendaraan sepeda motor tiba-tiba mati sehingga harus didorong.
Khusus malam, pengendara sepeda motor yang mogok mencapai 300 buah lebih. Bahkan, di malam sebelumnya lebih parah sampai 500 buah.
Untuk menghindari gangguan tersebut, relawan mengarahkan pengendara sepeda motor tidak melalui jalur tengah, melainkan mengambil jalur trotoar.
“Untuk roda dua kami arahkan lewat trotoar, supaya motornya tidak mogok,” jelas Marhani.
Sementara untuk roda empat masih bisa melalui Jalan Pahlawan, tapi disarankan dengan kecepatan pelan agar air tidak terciprat ke samping yang merupakan permukiman warga.
Terkait penanganan banjir rob, Marhani menyarankan agar dilakukan pengerukan air sungai guna mengurangi ketinggian air.
Di tempat yang sama, relawan lain, Fajri menuturkan, pengurangan jumlah pengendara sepeda motor yang mogok disebabkan warga sudah mengantisipasi dengan cara menghindari jalan tersebut mengingat banyak korban pada hari sebelumnya. (*/net/K-2)















