ITALIA, Kalimantanpost.com – Penampilan apik kiper Tim nasional Indonesia Emil Audero Mulyadi dengan melakukan empat penyelamatan gemilang masih belum mampu membawa timnya meraih poin penuh. Timnya, US Cremonese harus puas bermain imbang 0-0 saat menjamu tim juru kunci Hellas Verona 0-0 dalam pertandingan lanjutan Serie A Liga Italia di Cremona Stadio Giovanni Zini, Cremona, Selasa (20/1/2026).
Ada pun penyelamatan gemilang pemain kelahiran Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 28 tahun lalu itu terjadi di menit 38, dimana pemain VeronaGiovane melepaskan tembakan keras langsung dari tepi kotak penalti yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang, tetapi Emil melompat untuk menepisnya.
Lagi-lagi Giovane menerima umpan matang di menit 62, dengan hati-hati striker Verona ini melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang, tetapi penyelamatan gemilang dari Emil Audero di menit-menit terakhir menggagalkannya.
Kesempatan ketiga Giovane di menit ke-72 saat menerima umpan akurat dengan sentuhan apik di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan ke tengah gawang. Penyelamatan yang luar biasa dari sang kiper Emil Audero.
Lalu di menit 80, pemain Verona, Antoine Bernede melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti. Upaya berbahayanya menuju sudut atas gawang diblokir oleh Emil Audero, yang melakukan penyelamatan gemilang untuk mencegah bola masuk ke gawang.
Selain melakukan empat penyelamatan gemilang, Emil Audero memberikan umpan akurat 18 dan melakukan sentuhan 40 kali.
Atas penampilan apiknya dibawah mistar gawang, kiper Indonesia mendapat rating dari flashscore 7,3.
Hasil imbang ini, Cremonese menempati posisi 12 dengan 23 poin dari 23 kali main, sedangkan Verona masih menempati juru kunci, posisi 20 dengan 14 poin.
Cremonese yang berusaha meraih kemenangan sebenarnya mengawali permainan dengan baik saat
Jamie Vardy melihat Simone Perilli berada di luar posisi dan melepaskan tembakan berani dari garis tengah lapangan, yang akhirnya melambung di atas mistar gawang
Tak lama kemudian, sebagai balasan, sundulan bebas Enzo Ebosse setelah tendangan sudut melenceng, padahal seharusnya ia setidaknya bisa mencetak gol untuk tim tamu Verona.
Permainan terbuka terus berlanjut saat Grigiorossi melakukan serangan balik cepat menjelang menit ke-15, tetapi tembakan Tommaso Barbieri dari posisi menjanjikan di dalam kotak penalti melenceng.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung sengit dan tuan rumah yang lebih dulu mengancam ketika tendangan keras Alberto Grassi dari posisi berbahaya melenceng dari sasaran.
Namun, setelah itu kedua tim bermain sangat hati-hati, takut kecolongan, sehingga sampai babak kedua berakhir kedudukan tetap 0-0. (ful/KPO-3)















