Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Freddy Ering Nilai Kinerja Bank Kalteng Kian Sehat

×

Freddy Ering Nilai Kinerja Bank Kalteng Kian Sehat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260129 071339
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Y Freddy Ering. (Kalimantanpost.com/dok).

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Kualitas pelayanan, kinerja keuangan yang kini kian sehat, serta pertumbuhan aset yang signifikan, Bank Kalteng dinilai semakin kompetitif.

Karena itu, rencana Bank Kalteng untuk melantai di Bursa Efek Indonesia atau go public dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan dinilai wajar dan realistis.

Kalimantan Post

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara jajaran Direksi Bank Kalteng dengan Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam forum tersebut, Direktur Utama Bank Kalteng, Maspliansyah, memaparkan capaian kinerja Bank Kalteng sepanjang tahun buku 2025 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif di hampir seluruh indikator utama.

Secara umum, aset Bank Kalteng tercatat mengalami kenaikan sebesar 22,20 persen menjadi Rp20,6 triliun. Penyaluran kredit tumbuh 9 persen hingga mencapai Rp11,7 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) melonjak signifikan sebesar 28 persen atau mencapai Rp13,8 triliun.

Dari sisi profitabilitas, laba bersih meningkat 27 persen menjadi sekitar Rp400 miliar, dengan tingkat kredit bermasalah (NPL net) tetap terjaga pada level sehat, yakni 1,37 persen.

Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, mengapresiasi atas kinerja dan capaian yang ditunjukkan Bank Kalteng.

Progres tersebut menjadi modal penting untuk melangkah ke tahap yang lebih besar, termasuk rencana go public dan ekspansi jaringan.

“Pada prinsipnya Komisi I DPRD sangat mengapresiasi progress dan performance Bank Kalteng. Kami mendukung sepenuhnya keinginan dan harapan Bank Kalteng untuk dapat go public dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Freddy, Rabu (28/1/26)

Selain rencana melantai di bursa, Komisi I DPRD juga menyambut baik rencana pembukaan Cabang Bank Kalteng di Jakarta, yang dinilai strategis untuk memperluas jejaring bisnis dan meningkatkan kepercayaan pasar.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Siap Tindak-Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI

Meski begitu, Freddy menegaskan langkah menuju go public harus diiringi dengan penguatan fundamental perusahaan.

“Ke arah itu tentu perlu memperkuat modal inti hingga minimal Rp6 triliun, meningkatkan kualitas pelayanan, sarana dan prasarana, pengembangan produk perbankan, serta penguatan digitalisasi dan IT,” tegasnya.

Ia juga mendorong jajaran manajemen Bank Kalteng agar lebih agresif merangkul kalangan korporasi, baik di sektor perkebunan maupun pertambangan, tanpa mengabaikan fungsi utama sebagai bank daerah.

“Perluasan jaringan pelayanan hingga ke pelosok Kalimantan Tengah harus terus diupayakan, agar julukan Bank Kalteng sebagai Bank Ulu Itah, Bank Daerah benar-benar dirasakan masyarakat dan bukan sekadar slogan,” pungkas Freddy.

Dengan capaian kinerja yang solid dan dukungan legislatif daerah, Bank Kalteng kini berada pada jalur yang tepat untuk bertransformasi menjadi bank daerah yang semakin kuat, modern, dan berdaya saing nasional. (red/ist/KPO-4).

Iklan
Iklan