Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

Hari ke-11 Banjir Bati-Bati Air Mulai Surut 20 Cm, Benua Raya Masih Terparah

×

Hari ke-11 Banjir Bati-Bati Air Mulai Surut 20 Cm, Benua Raya Masih Terparah

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Tala 1 3 klm 5
CAMAT BATI BATIK - Noor Hilmi saat meninjau Posko Ubudiyah Peduli. (KP/Ist)

Pelaihari, KP – Memasuki hari ke-11 banjir di Kecamatan Bati-Bati, kondisi genangan air mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, dampak banjir masih dirasakan warga di enam desa, dengan Desa Benua Raya menjadi wilayah yang paling parah terdampak.

Selain Benua Raya, desa lain yang terdampak banjir meliputi Desa Bati-Bati, Pandahan, Padang, Ujung, dan Nusa Indah. Sejumlah warga masih bertahan di rumah, sementara sebagian lainnya mengungsi ke posko maupun ke rumah kerabat.

Kalimantan Post

Camat Bati-Bati, Noor Hilmi, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air mengalami penurunan sekitar 20 sentimeter. Namun, penurunan tersebut belum signifikan.

“Kondisi ini terus menjadi perhatian kami di tingkat kecamatan,” ujar Noor Hilmi saat meninjau Posko Ubudiyah Peduli, Minggu (11/1/2026).

Dalam penanganan banjir, pihak kecamatan membuka posko bantuan yang berfungsi sebagai pusat penerimaan dan pendistribusian bantuan dari berbagai pihak, terutama perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Bati-Bati. Bantuan tersebut selanjutnya disalurkan ke desa-desa terdampak.

Hilmi menegaskan, setiap bantuan yang masuk dan keluar dari posko kecamatan dicatat secara tertib sebagai bentuk transparansi.

“Setiap bantuan yang kami terima dan salurkan dicatat, sehingga penanganan bantuan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak kecamatan bersama unsur Forkopimcam terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal.

“Kami berharap curah hujan segera berkurang agar para pengungsi bisa kembali ke rumah masing-masing. Untuk warga yang mengungsi di Posko Ubudiyah Peduli, terus kami pantau dan kami lakukan koordinasi dengan pengelola posko,” katanya.

Menurut Hilmi, hingga saat ini posko pengungsian di Kecamatan Bati-Bati terpusat di Posko Ubudiyah Peduli. Namun, sebagian warga, khususnya dari Desa Benua Raya, memilih mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga di desa lain, seperti di Desa Padang. (rzk/K-6)

Baca Juga :  Targetkan Bumil dan Busui, Kadis DP2KBP3A Pantau Perdana Distribusi MBG 3B
Iklan
Iklan