BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan sejak awal tahun 2026 mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Hasnur Group bersama Yayasan Hasnur Centre dan UPZ Bakti Bersama terus menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.
Rangkaian penyaluran bantuan dilakukan di beberapa kabupaten yang terdampak cukup parah, yakni Kabupaten Barito Kuala, Tapin, dan Banjar. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap selama periode 16 hingga 18 Januari 2026 dengan melibatkan berbagai mitra dan relawan.
Penyaluran bantuan dimulai pada Jumat (16/1/2026) di Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Dalam kegiatan ini, Hasnur Group bersama mitra menyalurkan sebanyak 457 paket sembako kepada warga terdampak banjir.
Selain bantuan pangan, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan pembagian pakaian layak pakai serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Tim medis dari Intibios turut memberikan layanan kesehatan, termasuk pembagian multivitamin dan obat-obatan bagi warga yang membutuhkan.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua BKOW Kalimantan Selatan Ellyana Trisya Hasnuryadi, bersama jajaran Hasnur Group, Yayasan Hasnur Centre, UPZ Bakti Bersama, Nur Sulaiman Community, dan Intibios.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga untuk bersilaturahmi dan melihat langsung kondisi warga setelah terdampak banjir sejak awal tahun ini,” ujar Hasnuryadi.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit menghadapi dampak bencana banjir yang terjadi.
Kegiatan penyaluran bantuan kemudian berlanjut pada Sabtu (17/1/2026) di Kabupaten Tapin. Sebanyak 200 paket sembako disalurkan ke empat desa, yakni Desa Sungai Puting, Desa Baringin A, Desa Sungai Salai Hilir, dan Desa Sungai Salai Hulu.
Selanjutnya, pada Minggu (18/1/2026), bantuan kembali disalurkan di Kabupaten Banjar. Sebanyak 215 paket sembako diberikan kepada warga Desa Keliling Benteng Ilir dan 185 paket sembako untuk warga Desa Keliling Benteng Ulu.
Secara keseluruhan, sejak 9 hingga 18 Januari 2026, total bantuan yang telah disalurkan Hasnur Group bersama mitra mencapai 2.164 paket sembako yang tersebar di berbagai wilayah terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
Salah satu warga Desa Tabing Rimbah, Endang Rahayu, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang diberikan di tengah kondisi pascabanjir.
“Saya mendapat pemeriksaan dan obat-obatan gratis, mulai dari obat batuk, tekanan darah, hingga obat gatal dan sakit gigi, ini sangat membantu kami yang sedang terdampak banjir, semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Sosial, Keagamaan, dan Kepemudaan Yayasan Hasnur Centre, Wawan Prasetyo, menegaskan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci dalam memperluas manfaat bantuan bagi masyarakat terdampak.
“Kepedulian adalah nilai utama yang kami pegang, kami ingin terus hadir bersama masyarakat, berkolaborasi, dan memikirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang agar pemulihan pascabencana bisa berjalan lebih baik,” katanya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Hasnur Group bersama mitra berharap dapat terus memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan. (nug/KPO-3)















