BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Peringatan Hari Ulang Tahun Kalimantan Post ke-26 menjadi momentum refleksi peran media di tengah derasnya arus informasi saat ini. Acara yang berlangsung khidmat itu dilaksanakan di halaman kantor Kalimantan Post dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, yang menyampaikan langsung pandangan pemerintah daerah terhadap posisi strategis media dalam pembangunan.
Dalam sambutannya, Ananda menyoroti tantangan literasi di era digital yang kian kompleks. Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya dituntut mampu membaca informasi, tetapi juga memahami, memilah, dan bertanggung jawab terhadap informasi yang dikonsumsi maupun dibagikan.
Ia menegaskan media massa memegang peran penting, bukan sekadar sebagai penyampai kabar, tetapi juga pembentuk cara berpikir publik. Di tengah batas geografis dan sosial yang makin kabur, media dinilai menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai kepentingan dan sudut pandang di masyarakat.
Ananda juga menyebut tema literasi lintas batas yang diusung Kalimantan Post sangat relevan dengan kondisi kekinian. Media diharapkan mampu membuka ruang yang inklusif, mendorong pemahaman yang lebih luas, sekaligus memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman.
“Media hari ini punya tanggung jawab besar, bukan hanya cepat, tapi juga jernih. Informasi yang disajikan harus membantu masyarakat berpikir sehat, kritis, dan tetap berimbang,” ujar Ananda.
Pemerintah Kota Banjarmasin, lanjutnya, memandang media sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Pembangunan yang berkelanjutan tidak akan tercapai tanpa masyarakat yang cerdas dan teredukasi dengan baik melalui informasi yang berkualitas.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, media, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Menurutnya, sinergi ini menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pembangunan.
Menutup sambutannya, Ananda menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas HUT ke-26 Kalimantan Post. Ia berharap Kalimantan Post terus konsisten menjaga integritas jurnalistik, memperkuat literasi publik, dan tetap menjadi suara yang jernih dalam mengawal pembangunan Kota Banjarmasin ke depan. (nug/KPO-3)















