Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Instruksi Gubernur, Dinkes Kalsel melalui UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Turun Langsung Layani Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar

×

Instruksi Gubernur, Dinkes Kalsel melalui UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Turun Langsung Layani Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260102 200119
dr. Sri Wahyuni saat memberikan bantuan secara simbolis kepada warga yang terdampak banjir. (KP/Repro)

BANJAR, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bergerak cepat merespons dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah. Atas instruksi langsung Gubernur Kalimantan Selatan, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan turun langsung ke lokasi banjir di Kabupaten Banjar, tepatnya di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Desa Alalak Padang, Jumat (2/1/2026).

Kalimantan Post

Dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr. Diadudin, bersama Tim UPTD Krisis Kesehatan dan Epidemiologi yang dipimpin dr. Sri Wahyuni, layanan kesehatan darurat diberikan kepada warga yang terdampak banjir.

“Pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami fokus pada penanganan penyakit pascabanjir dan kelompok rentan,” ujar dr. Diadudin di sela kegiatan.

IMG 20260102 WA0038

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 200 warga mendapatkan pelayanan kesehatan langsung, mulai dari pemeriksaan umum, pengobatan, hingga edukasi kesehatan lingkungan. Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita guna mencegah risiko gangguan kesehatan dan gizi di tengah kondisi darurat.

dr. Sri Wahyuni menambahkan, banjir berpotensi memicu berbagai penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut, penyakit kulit, hingga diare. Karena itu, langkah promotif dan preventif menjadi bagian penting dari layanan yang diberikan.

“Kami juga melakukan pemantauan potensi kejadian luar biasa penyakit pascabanjir agar bisa segera ditangani,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan akan terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk menjamin kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat terdampak banjir dapat terpenuhi secara optimal.(fin/KPO-1)

Baca Juga :  Kali Pertama, Rumdin Wali Kota Banjarbaru Jadi Posko Jemaah Haul Sekumpul 5 Rajab
Iklan
Iklan