Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Jenazah Pelatih Valencia yang Tenggelam di Labuan Bajo Ditemukan Tim SAR

×

Jenazah Pelatih Valencia yang Tenggelam di Labuan Bajo Ditemukan Tim SAR

Sebarkan artikel ini
IMG 20260104 WA0026
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah yang diduga korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di antara perairan Pulau Padar dan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/1/2026)..(Antara)

KUPANG, Kalimantanpost.com – Di hari ke-10, tim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan satu jenazah WNA Spanyol, yang diidentifikasi adalah pelatih Valencia FC, korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat , NTT pekan lalu

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Fathur Rahman dihubungi dari Kupang, Minggu (4/1/2025) mengatakan penemuan korban itu dilakukan setelah tim SAR menyisir pulau-pulau terdekat yang menjadi lokasi tenggelamnya kapal.

Kalimantan Post

“Tim SAR gabungan menurunkan sonar serta melakukan penyelaman untuk mencari para korban yang tenggelam,” katanya.

Dengan penemuan ini maka sudah dua korban tenggelam yang ditemukan oleh tim SAR gabungan. Sebelumnya pekan lalu seorang anak berusia 12 tahun ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur Kombes Pol Henry Novika Chandra di Kupang mengatakan hasil identifikasi oleh tim DVI Polres Manggarai Barat menyatakan bahwa korban yang ditemukan adalah pelatih Valencia FC Fernando Martin Carreras.

“Ya betul. Jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa dan warga negara Spanyol,” tambah dia.

Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa kapal motor Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Kapal pinisi itu membawa 11 penumpang yang terdiri dari enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu orang pemandu wisata, serta empat orang kru kapal.

Dari total 11 orang yang berada di atas kapal, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sedangkan empat orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Hubungan Seks di Luar Nikah dan Penghinaan terhadap Presiden Terancam Pidana, karena KUHP Baru Berlaku 2026
Iklan
Iklan